Contoh Rumah yang Sudah Kami Kerjakan

Harga Borong MURAH bisa dibandingkan!

http://dijualrumahjogja.com/feeds/posts/default?max-results=200
sakinaland pengembang perumahan terpercaya Yogyakarta
Tampilkan postingan dengan label Rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rumah. Tampilkan semua postingan

15 Alasan, Kenapa Seseorang Memilih Tinggal di Kampung daripada di Kota


Jual rumah Jogja

Pilihan untuk tinggal di kota atau di desa terkadang menjadi pilihan yang sulit. Kota maupun desa memiliki kelebihan dan kekurangan. Sebagian orang lebih memilih tinggal di desa daripada di kota. Berikut beberapa alasan, seseorang memilih tinggal di desa:


1. Lingkungan Yang Lebih Alami dan Lebih Sehat

Lingkungan di desa yang masih banyak ditumbuhi pepohonan membuat suasana desa terlihat lebih indah, alami, dan sehat. Dan tentu hal ini juga yang menjadi salah satu alasan seseorang lebih krasan tetap tinggal di desa. 

2. Jauh dari Polusi

Kota memang menyediakan banyak lapangan pekerjaan karena banyaknya industri dan pabrik, tentu ini menyebabkan kota menjadi padat penduduk. Tetapi, asap-asap pabrik dan kendaraan, limbah yang dibuang ke sungai, semua itu menyebabkan polusi dan tentu kota menjadi lingkungan yang kurang sehat. Berbeda dengan di desa, di samping pemandang masih asri, banyaknya tumbuhan dan pepohonan yang terus menjaga udara tetap segar. Ini menjadikan lingkungan tetap sehat dan bebas polusi. 

3. Pemandangan yang Indah dan Sehat

Seperti yang Anda ketahui, bahwa desa merupakan tempat yang hijau. Pepohonan, sungai, gunung, persawahan, menghiasi setiap tempat dan menjadi pemandangan yang indah. Pemandangan di desa merupakan pemandangan yang alami. Selain ini sedap dipandang mata, udara pun tetap terjaga dan sehat. Sehingga tidak jarang banyak orang kota yang datang melakukan refreshing ke tempat-tempat wisata alami di desa.

4. Suasana Desa Lebih Tenang sehingga Memunculkan Ide dan Inspirasi Baru

Suasana di desa memang tidak ramai seperti di kota, tetapi dengan keadaan seperti ini justru kehidupan menjadi terasa tenang bahkan terkadang memunculkan ide dan inspirasi baru.

 5. Biaya Hidup yang Lebih Rendah

Biaya hidup di desa terkadang lebih rendah daripada di kota, karena banyak kebutuhan pokok yang diproduksi sendiri oleh warga desa. Sebagai contoh misalnya, rata-rata warga desa memiliki sawah yang mereka kerjakan sendiri. Kelebihan hasil bumi tersebut tentu tidak mungkin dipakai sendiri semua, tetapi sebagian dijual. Dan tentunya apabila kita menjadi tetangga yang baik, bukan tidak mungkin, diberikan kesempatan untuk membeli dengan harga murah, bahkan gratis. Belum hasil bumi yang lain, ada sayuran, lauk pauk, dan banyak lainnya.

 6. Kerukunan

Berbeda dari masyarakat kota, kerukunan merupakan simbol penting bagi masyarakat desa, gotong-royong pun selalu tercermin dalam kehidupan mereka, contoh sederhana adalah kerja bakti. Tetapi tidak hanya kerja bakti, masih banyak hal yang menunjukan kerukunan masyarakat desa. Kerukunan dan gotong-royong inilah yang menyebabkan masyarakat desa saling mengenal satu dengan lainnya. Di kota, jika Anda menanyakan nama seseorang di sebuah komplek perumahan, kemungkinan Anda tidak akan menemukan orang tersebut, kecuali jika Anda bertanya tentang alamat dan nomor rumah. Ini sangat berbeda jika Anda menanyakan nama seseorang di sebuah desa, Anda akan diberitahu tempat tinggal orang tersebut meskipun Anda berada di jarak ratusan meter tanpa menanyakan alamat dan nomor rumah. 

7. Solidaritas Tinggi

Setelah Anda membaca contoh kecil kerukunan masyarakat di desa, semua itu tidak akan terjadi tanpa adanya solidaritas masing-masing. Solidaritas inilah yang menyebabkan mereka saling rukun, saling mengenal, saling peduli, dan saling membantu.  Di desa, jika seseorang melihat tetangganya sedang sibuk mengerjakan sesuatu, maka ia akan datang dan turut membantu tanpa harus dimintai tolong. Apalagi jka tetangga mengadakan sebuah acara pesta misalkan pernikahan, maka tetangga sekitar pun akan ikut membantu meskipun tidak dimintai tolong. Malah sebaliknya, mereka merasa malu jika tidak turut membantu. Ini adalah solidaritas tinggi antar sesama masyarakat desa.

 8. Sopan Santun dan Ramah Tamah

Masyarakat desa memang terkenal sopan santun dan ramah tamah, bahkan ketika saling bertemu di jalan pun mereka akan saling menyapa. Sopan santun dan ramah tamah ini adalah ciri khas yang diajarkan oleh orang-orang tua dulu. Banyak kasus bahwa anak-anak desa yang pergi ke kota akan menjadi sasaran bagi para penipu. Sebenarnya mereka tidak bodoh, hanya saja sopan santun dan ramah tamah terhadap sesama inilah yang selalu diajarkan dan sudah menjadi watak bagi masyarakat desa, sehingga mereka terlihat sangat lugu dan menjadi sasaran bagi para penipu di kota. Ini adalah bukti bahwa masyarakat desa sangat menjunjung nilai kesopanan dan keramahan. 

9. Adat dan Budaya Masih Dilaksanakan

Adat dan budaya merupakan warisan nenek moyang yang seharusnya tidak dibiarkan hilang begitu saja. Dan tentu saja dimana pun tempatnya, pasti ada adat dan budaya yang dulu pernah ditegakkan. Dalam kasus ini, masyarakat desa adalah masyarakat yang masih memegang adat dan budaya. Tentu saja ada banyak adat dan budaya, tergantung pada masing-masing desa, misalkan tilik bayi (menjenguk anak yang baru lahir), tilik wong loro (menjenguk orang sakit), dan masih banyak lagi adat dan budaya lainnya. Sedangkan di sisi lain, masyarakat kota bisa dikatakan sebagai masyarakat yang telah kehilangan budaya, ini dikarenakan adat dan budaya di kota sudah mulai luntur sepanjang perjalanan waktu.

 10. Tenang dan Tentram

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang bisa mempenaruhi ketenangan dan ketentraman. Desa merupakan tempat yang tenang dan tentram, dibanding suasana kota yang ramai dan banyak hiburan. Suasana desa yang asri dan pemandangan yang indah sangat cocok untuk memunculkan inpirasi dan ide-ide baru. Bahkan banyak orang yang ingin menenangkan diri dari berbagai masalah dengan pergi ke tempat-tempat yang asri seperti di desa. 

11. Tidak Ingin Jauh Dari Orang Tua dan Keluarga

Seperti halnya banyak orang desa yang tinggal di kota pada umumnya, mereka baru bisa mudik ke desa setelah satu bulan, satu tahun, atau beberapa tahun karena alasan sibuk mengurus pekerjaan. Waktu berkumpul bersama orang tua, keluarga, dan saudara pun bisa tidak bisa dinikmati setiap harinya. Orang tua dan keluarga merupakan salah satu alasan kuat mengapa seseorang masih tetap bertahan tinggal di desa, tentu alasan ini dikhususkan bagi mereka yang lahir di desa, apalagi bagi mereka yang orang tuanya sudah rapuh karena usia. Bagi mereka, hari-hari terasa lebih indah saat berkumpul bersama keluarga, saudara, dan orang tua. Selain itu, beberapa orang tua yang tidak tega anaknya tinggal di kota dan mendesak mereka untuk tetap tinggal di desa apa adanya. 

12. Mengabdi kepada Masyarakat dan Mengajarkan Ilmu

Alasan ini mungkin lebih cocok bagi para pelajar yang telah lulus setelah menjalani pendidikan bertahun-tahun di kota. Dengan segudang ilmu yang telah didapat, mereka ingin memanfaatkan dan mengajarkannya kepada generasi muda di desa agar tidak ketinggalan. Pemerintah juga masih menggalakkan kualitas pendidikan di setiap daerah dengan menempatkan sarjana muda ke beberapa desa terpencil. Selain itu, alasan untuk mengabdi kepada masyarakat pun tidak luput dari hal ini. Banyak sarjana lulusan kota yang mampu memajukan dan memakmurkan desa dari ide dan pemikiran mereka. Bahkan saat ini di desa-desa pun sudah banyak dokter dan perawat muda yang memberikan kelayakan kepada masyarakat di bidang kesehatan. 

13. Membangun Bisnis di Desa

Jika dibandingkan di kota, lahan di desa masih terbentang luas dan siap dimanfaatkan untuk megelola bisnis. Membangun sebuah bisnis di desa pun bisa lebih menguntungkan, apalagi pengeluaran dana untuk kebutuhan sehari-hari pun relatif lebih sedikit. Dan perlu Anda ketahui juga bahwa saat ini di desa-desa sudah banyak berdiri bisnis dan perusahaan kecil.

 14. Tingkat Kriminalitas Lebih Rendah dan Lebih Aman

Jika melihat berita hangat di acara-acara televisi yang saat ini terjadi, misalkan kasus pembegalan dan perampokan, ini tentu membuat banyak orang merasa takut dan khawatir. Penipuan, pencopetan, pencurian, pembunuhan, dan hal-hal kriminal lainnya pun lebih banyak ditemui di daerah perkotaan.  Ya, memang kejadian kriminal pasti akan ditemui di setiap tempat, baik di desa maupun di kota. Namun, jika dilihat dari banyaknya berita yang dimuat, tingkat kriminalitas di kota lebih besar seperti halnya banyak orang mengatakan bahwa kehidupan di kota itu keras dan harus lebih berhati-hati. 

15. Syiar dan Budaya Agama Lebih Kental

Jika melihat sekaligus mendengar anak-anak kecil yang pandai mengaji, gadis-gadis yang memakai jilbab, serta suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang sering terdengar dari arah Masjid atau Musholla, tentu hati menjadi lebih nyaman dan bahagia, begitulah suasana Islami di daerah pedesaan.  Salah satu faktor utama mengapa lingkungan desa masih Islami adalah karena banyaknya pondok pesantren, tempat-tempat pengajian, dan budaya Islami yang masih dijalankan. Dengan demikian, syiar dan budaya Islami yang masih menghiasi lingkungan pedesaan tentu mendorong seseorang untuk tetap ikut terlibat di dalamnya. Inilah alasan penting mengapa seseorang lebih memilih tetap tinggal di desa, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga pesantren. 


Demikian beberapa  alasan mengapa seseorang lebih memilih untuk tetap tinggal di desa meskipun daerah pedesaan lebih sederhana. Tinggal di desa maupun di kota memiliki kelebihan dan kekurangan, semoga Anda diberi kemudahan dalam memilih.

Semoga bermanfaat

Sumber: pelangiblog.com
              bjorngrotting.photoshelter.com


Jenis Investasi Properti Paling Menguntungkan

Jual Rumah di Bantul

Properti masih menjadi instrument pilihan investasi yang menguntungkan dan aman jika dibandingkan dengan jenis investasi lain. Nilai properti cenderung selalu naik melebihi kenaikan laju inflasi. Investasi properti  juga tidak membutuhkan upaya yang besar untuk meaikan nilai tambahnya. Tentu Anda sering mendengar saudara atau teman yang membeli rumah atau tanah kemudian dengan usaha sedikit atau membiaraknnya saja. Tiba-tiba rumah terjual atau ditawar dengan harga yang fantastis berlipat-lipat. Memang tidak selamanya didapatkan properti dengan tipe seperti di atas, kalaupun salah beli maka kemungkinan kita masih bisa meraih keuntungan, setidaknya  balik modal.Investasi property biasanya membutuhkan modal yang tak sedikit. Namun, selain aman , memilik properti juga mengunungkan. Bayangkan betapa enaknya menjadi juragan kontrakan atau kos-kosan. Income akan mengalir meskipun Anda sedang tidur.
Ada beberapa jenis properti, dibawah adalah jenis investasi properti yang umum dan bisa dilakukan oleh siapa saja.


Investasi Tanah

Membeli tanah dengan tujuan investasi terbilang mudah, yang terpenting adalah Anda memeriksa dengan teliti legalitas tanah tersebut. Nama pemilik tanah harus sesuai dengan yang tertera pada sertifikat. Pastikan pula ukuran tanah sesuai dengan sertifikat dan pastikan di mana batas-batasnya.Jika ingin harga tanahmu naik dengan cepat, pilih lokasi yang strategis. Investasi tanah kosong memiliki beberapa keuntungan antara lain biaya perawatan yang minim. Anda bisa mendapatkan untung maksimal jika menjualnya untuk jangka panjang, misalnya lima tahun ke depan.Kalau Anda menyewakan tanah kosong, umumnya keuntungannya tidak terlalu besar yaitu hanya 0,5% – 2% per tahun. keuntungan yang Anda perolehadalah dari nilai sewa per tahun dibandingkan dengan harga properti. Dengan demikian property tersebut bisa menghasilkan arus kas positif, sekurangnya property tersebut sanggup membiayai dirinya sendiri untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Menyewakan rumah

Mengingat rumah adalah kebutuhan pokok, maka tak usah khawatir akan sepinya peminat. Namun, Anda tetap harus memperhatikan baik-baik terkait lokasi. Jika ingin mendapatkan hasil yang baik, pilihlah lokasi yang strategis misalnya dekat keramaian, perkantoran, atau pabrik. Sama dengan tanah, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dengan menjualnya untuk jangka panjang. Rumah bisa disewakan sehingga tidak perlu khawatir terhadap biaya yang dikeluarkan untuk merawatnya. Dengan rate sewa di Indonesia berkisar antara 3 sampai 10 persen, maka hasil sewanya cukup untuk biaya perawatan dan pajak-pajaknya.

Bisnis indekos

Anda berpotensi mengantongi yield di kisaran 5% – 7% per tahun. Keunggulan bisnis indekos adalah Anda juga berpeluang mendulang untung dari usaha tambahan misalnya catering dan laundry. Ingat, pilih lokasi dekat perkantoran atau kampus agar bisnis indekos lebih lancar. Namun, berbeda dengan bisnis kontrakan, Anda harus lebih teliti dalam hal perawatan dalam bisnis indekos. Dalam kondisi tertentu, Anda bahkan harus membayar orang untuk bertugas khusus membersihkan dan menjaga indekos.Investasi apartemen dan kondominiumKebutuhan akan hunian vertikal meningkat seiring dengan semakin terbatasnya lahan. Investasi pada hunian vertikal pun menjanjikan. Investasi apartemen dan kondominium berpotensi menorehkan yield 7% – 12% per tahun.

Memang tidak semua apartemen yang menghasilkan nilai sewa seperti perhitungan di atas, diperlukan analisa terhadap suply dan demand dan pangsa pasar di sekitar lokasi jika kita memutuskan berinvestasi di apartemen. Karena apartemen umumnya digunakan sebagai tempat tinggal kedua di tengah kota untuk kemudahan mobilitas ke tempat beraktifitas. Memilih apartemen atau kondominium untuk investasi properti harus lebih teliti. Jika salah pilih apartemen atau kondominium maka akan sulit mendapatkan hasil maksimal. Misalnya lokasi yang kurang strategis, atau harus berurusan dengan pengembang maupun manajemen gedung yang kurang baik. 

Investasi ruko, kios, dan toko

Seperti halnya investasi properti jenis lainnya, investasi ruko, kios, dan toko sangat bergantung pada lokasi. Anda akan semakin mudah menemukan penyewa jika lokasinya strategis. Jika salah pilih lokasi, maka Anda akan terancam sulit mendapatkan penyewa dan juga sulit untuk menjualnya kembali. Yield untuk roko berkisar 6% – 9% per tahun. Sementara investasi kios/toko menjanjikan yield 5% – 10% per tahun


Dalam investasi properti masih berlaku prinsip “buy and wait” (beli property lalu tunggu kenaikan harga property tersebut) BUKAN “wait to buy” (tunggu harga property turun lalu beli property tersebut). Apabila Anda menunggu harga property turun baru beli, mungkin nilai uang yang Anda miliki nilainya akan tergerus hingga tidak cukup untuk membeli rumah tersebut.

Semoga bermanfaat.

Sumber: asriman.com - economy.okezone.com

Kapan Waktu yang Tepat Membeli Rumah?

Mengingat pembelian rumah merupakan keputusan besar, tentu saja Anda harus memastikan transaksi tersebut tidak akan menimbulkan penyesalan pada kemudian hari. Membeli rumah memang bukan perkara mudah. Baik Anda membeli secara tunai maupun kredit, semua butuh kesiapan finansial dan komitmen. 
Sejatinya, membeli rumah bisa dilakukan kapan saja. Mau membeli secara tunai maupun kredit, semua tergantung kesiapan dari keuangan Anda. Tentu saja yang paling penting adalah Anda sudah menemukan rumah idaman dan sudah memastikan rumah tersebut berada di lingkungan yang kondusif.
Membeli rumah dari pengembang juga bisa dilakukan. Satu hal penting yang harus dipastikan, Anda hanya perlu yakin bahwa pihak pengembang merupakan pihak yang dapat dipercaya. Walau membeli rumah bisa dilakukan kapan saja, Anda juga pasti bertanya-tanya apakah saat ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk membeli rumah.
Sembarangan saja membeli rumah, maka bisa membawa bencana terhadap keuangan Anda pada masa depan. Karenanya, Anda harus berhati-hati. Meski demikian, Anda bisa mencermati sejumlah indikator yang mungkin bisa membantu Anda menghemat budget dalam membeli rumah. Beberapa poin di bawah ini mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan Anda.
Pertama, membeli rumah sebaiknya ketika finansial pribadi stabil. Tentu saja, waktu yang tepat untuk membeli properti adalah ketika kondisi finansial pribadi Anda sudah stabil. Artinya, Anda sudah menyisihkan uang yang dibutuhkan untuk membeli properti idaman tersebut. Jika Anda telah mengumpulkan tabungan yang cukup untuk membeli properti secara tunai keras, Anda sudah sangat siap untuk melakukan pembelian.
Apabila budget yang Anda siapkan adalah untuk pembayaran uang muka, pastikan penghasilan rutin Anda cukup untuk membayar sisa angsuran tanpa mengganggu pengeluaran sehari-hari seperti makanan, tagihan-tagihan, transportasi, dan lain-lain. Menurut para ahli keuangan, kondisi finansial yang sehat adalah ketika rasio cicilan Anda tidak melebihi angka 30 persen dari penghasilan rutin.
Jika Anda memiliki lebih dari satu cicilan utang, pastikan jumlah yang harus Anda bayar tidak melebihi 30 persen gaji atau penghasilan bulanan. Membeli rumah juga bisa saat Anda mengetahui ada bank syariah yang menurunkan marginnya, ini adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah. Anda bisa mendapatkan kredit dengan margin yang tidak terlalu tinggi sehingga dapat menghemat pengeluaran Anda setiap bulan. Meskipun perbedaan margin mungkin hanya nol koma persen, dalam jangka panjang Anda bisa menghemat hingga jutaan rupiah. 
Tentu saja, untuk mengetahui besarnya margin KPR, Anda harus rajin mencari informasi keuangan dan bisnis lewat media massa, internet, atau langsung datang ke bank syariah. Selain itu, cari tahu besaran fluktuasi margin selama beberapa tahun terakhir sehingga Anda bisa mengetahui level terendah margin yang pernah diberikan bank syariah.

Namun Anda jangan terlalu lama membandingkan margin tersebut, karena harga properti cenderung naik setiap saat dengan cepat. Di sini ketepatan Anda mengambil keputusan untuk membeli rumah sangat menentukan, cepat namun cermat.
Jadi, jika Anda merasa margin pada tahun ini cukup rendah, tidak ada salahnya segera mengajukan permohonan KPR ke bank syraiah tersebut. Ketika pasar properti mulai lesu, Anda juga bisa berburu hunian. Jika Anda memperhatikan permintaan properti mulai melambat dan banyak rumah yang dibangun namun sepi pembeli, situasi ini sangat mendukung untuk membeli rumah.
Anda punya banyak kesempatan untuk memilih properti idaman dan menawar harga yang mendekati budget Anda. Pasalnya, pengembang justru menawarkan harga rumah dengan promosi-promosi yang menarik untuk memancing pembeli, entah dengan potongan harga, pembebasan biaya provisi ataupun gimmick menarik. Dan harus diingat, tunggu musim yang tepat saat ingin mencari rumah.
Semoga Bermanfaat!
Sumber: economy.okezone.com

Daya Magnet Rumah Sisa Kolonial Belanda di Indonesia

Jual Rumah di Jogja
Rumah saya tempati (Syuting Anak Ahmad Dhani) 

Karena tugas dan pekerjaan "memakasa" saya untuk tinggal di perumahaan sisa kolonial Belanda di Indonesia. Mungkin bagi beberapa orang "ngeri" untuk tinggal di rumah "Loji" sisa kolonial ini. Tetapi bagi saya banyak pengalaman unik ketika selama kurang lebih 8 (delapan) tahun tinggal di rumah kuno ini. Satu hal unik yang ingin saya ceritakan adalah "daya magnet" rumah ini. Paling tidak saya ketemu public figure "efek" dari menempati rumah kuno ini. Ya... rumah-rumah  kuno ini sering digunakan untuk syuting, mulai dari Film Ainun Habibie, Soekarno, Hasyim Ashari , Video Klip Ahmad Bersaudara, dan masih banyak lagi (sudah agak lupa). Tak heran, hingga saat ini masih banyak orang yang berburu rumah Belanda untuk berbagai tujuan dari mulai buat shooting, foto, bahkan ditinggali. Meski sebagian orang menganggap rumah Belanda identik dengan kesan angker, tak bisa dipungkiri, karakternya yang kental nuansa klasik Eropa ala jaman kolonial menjadikan rumah Belanda tetap diminati. Rumah Belanda memiliki karakter yang khas yang membedakannya dari rumah – rumah biasa. Rumah – rumah ini memiliki kesan kokoh, sederhana, namun tetap artistik. Penggunaan warna putih sebagai warna dominan pada eksteriornya seakan – akan juga menjadi salah satu ciri rumah Belanda. Karakter rumah Belanda lain bisa Anda temukan di penjelasan di bawah ini.




Fitur khas rumah Belanda: Sebuah rumah dengan atap melengkung dan fasad simetris

Ciri bangunan Belanda yang paling nampak terlhat adalah penggunaan gambler roof (atap melengkung). Desainnya pun cenderung substansial, aplikatif, namun tetap atraktif. Selain itu, tampilan muka eksterior atau fasad cenderung simetris, meski ada juga beberapa rumah Belanda yang mengaplikasikan fasad asimetris. Fasad biasanya berupa segi empat, segi lima, atau segi enam. Pintu masuk bisa di bangun pada bagian tengah fasad, bisa juga berada di tepi kanan.
Selain itu, di rumah – rumah Belanda kita akan menemukan serambi atau porch yang ada di ground floor. Ujung dari roofline biasanya melebar. Yang pasti, tipe arsitektur bangunan Belanda yang ditemui di Indonesia sedikit berbeda dengan desain bangunan Belanda yang ada di negara asalnya. Hal ini karena menyesuaikan iklim dan kondisi angin di Indonesia.

Material pada bangunan Belanda

Bangunan atau rumah Belanda biasanya dibuat dengan memanfaatkan material seperti batu alam, batu bata, hingga clapboard siding, tergantung dengan lokasi rumah tersebut.

Denah ruang pada rumah Belanda

Denah ruangan pada rumah Belanda tak jauh berbeda dengan denah ruang pada rumah biasa, di mana terdapat area makan, area keluarga, kamar tidur, dan kamar tamu. Lantai atas biasa digunakan untuk kamar anak. Di tengah – tengah ruangan, terdapat area sentral yang langsung mengarah ke ruang – ruang utama dalam rumah tersebut.

Gaya furnitur pada rumah Belanda

Furnitur bernuansa Belanda di jaman kolonial bervariasi, mulai dari yang sederhana dengan yang dipenuhi ornamen pada permukaannya. Setelah itu, muncul teknik veneering dan marquetry yang cukup populer diaplikasikan pada furnitur bergaya Belanda. Kayu walnut merupakan kayu yang paling sering diaplikasikan dengan teknik veneering.
Pada kamar tidur, kita akan menemukan furnitur khas Belanda lain, misalnya lemari pakaian atau wardrobe yang cukup lebar. Biasanya ada ruangan kecil yang dibuat dengan sekat untuk memposisikan tempat tidur yang lokasinya agak terpisah dari posisi wardrobe, meski masih dalam satu ruangan.

Karya seni pada rumah Belanda

Di rumah – rumah Belanda, kita juga bisa menemukan ragam karya seni terpampang di beberapa sudut ruangan. Salah satunya adalah lukisan dari cat minyak. Karena di jaman dahulu, Belanda tengah gemar melakukan eksplorasi ke beberapa tempat di dunia lewat jalur laut, tak ayal dalam hal karya seni pun pemandangan laut paling sering ditemukan pada lukisan – lukisan Belanda. Tak heran, lukisan yang paling populer kala itu adalah lukisan bertema maritim.


Kemudahan dan keuntungan memiliki rumah Belanda

Rumah Belanda biasanya tidak terlalu tinggi dan jarang dibuat bertingkat. Kalaupun dibuat bertingkat, mereka lebih senang menerapkan bangunan 1, 5 lantai, di mana lantai atas tidak sebesar lantai bawah. Desainnya cenderung stabil, tradisional, namun mampu memberi kesan homey feeling. Dengan ukuran bangunan yang tak terlalu tinggi, rumah Belanda cocok sebagai tempat tinggal keluarga dengan anak kecil yang tengah tumbuh berkembang.
Atap sedikit melengkung yang ada pada rumah Belanda juga memberikan keuntungan tersendiri. Kita bisa lebih mudah meronovasi rumah atau menambah lantai tanpa terbebani biaya yang terlalu besar.

Kerugian memiliki rumah Belanda

Kelemahan karakter rumah Belanda yaitu denah ruang yang masih mengikuti gaya tradisional, dengan area makan yang terpisah, sehingga kurang sesuai dengan tren masa sekarang yang serba kasual dan simple.
Di samping kedua hal di atas, kekurangan lain dari rumah tradisional Belanda adalah keberadaan serambi atau porch. Kadang, serambi ini dibuat terlalu besar, namun diposisikan di tempat yang tidak strategis. Bahkan, porch ini lebih sering dibiarkan kosong dan jarang digunakan.

Semoga Bermanfaat!

Sumber: Pengalaman pribadi & architectaria.com

Kiat Sukses Sebelum Investasi Rumah





Rumah di Yogyakarta

Properti masih menjadi primadona investasi saat ini. Properti masih dipercaya sebagai sektor paling strategis untuk para investor menjaga asetnya agar terus berkembang. Dengan permintaan yang tinggi dan persediaan yang terbatas, harga jual bisa terus melonjak dalam waktu yang relatif singkat.Namun masih banyak pemilik rumah sewa yang kurang memahami cara untuk mendapatkan return-of-investment (ROI) atau balik modal dalam waktu cepat. Berikut beberapa tips agar bisa mendapatkan tingkat pengembalian investasi properti yang optimal;


1. Lakukan riset pasar

Pahami dulu tren pasar yang sedang berlangsung. Pahami potensi keuntungan dan kerugian dengan banyak berkonsultasi dengan para ahli. Semakin banyak riset yang dilakukan maka kesempatan bisnis Anda berhasil akan semakin besar. Misalnya saat properti sedang mengalami kelesuan, maka ini saat yang tepat untuk Anda memanfaatkan potongan harga dan promo sebanyak-banyaknya. Biasanya di tengah kondisi pasar yang sepi pembeli, pengembang akan berupaya menarik minat konsumen.

2. Jangan terlalu ambisius 

Berdasarkan pengalaman para jutawan properti, Anda harus memahami bahwa bisnis ini tetap membutuhkan waktu agar mencapai pendapatan tinggi setiap bulannya. Begitu pula ketika Anda hendak menentukan tarif sewa yang sesuai.
Umumnya, cara paling tepat untuk memberikan banderol harga adalah dengan berpatokan pada rental yieldRental yield adalah pemasukan per tahun yang didapat berbanding dengan harga jual. Contohnya, di daerah Yogyakarta rental yield rata-rata adalah 5 persen. Maka dengan harga jual Rp 500 juta, harga sewa yang pantas adalah Rp25 juta per tahun. Meski begitu, Anda bisa menambah harga sewa tersebut sedikit lebih tinggi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi rumahnya. Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya perawatan rumah yang harus digabungkan dalam harga final harga sewa.

3. Pilih lokasi yang prospektif

Bukan berarti harus membeli rumah  dengan harga sangat mahal ataupun sangat murah. Biasanya hal ini lebih identik dengan daerah dimana banyak orang yang tertarik untuk bertempat tinggal di sana dengan berbagai macam alasan. Carilah lokasi yang memiliki daya tarik yang spesial, ataupun dekat dengan transportasi umum , sekolah, rumah sakit dan pusat perbelanjaan. Anda harus menyocokkan anggaran yang dimiliki dengan daerah yang sedang dicari banyak orang untuk bertempat tinggal.



4. Pertimbangkan lokasi di luar area tempat tinggal

Kebanyakan investor mencari properti yang lokasinya berdekatan dengan tempat tinggal. Sayangnya, tidak semua lokasi yang dekat tempat tinggal adalah tempat yang prospektif. Poin plusnya, mungkin Anda bisa dengan mudah mengecek kondisi bangunan setiap saat. Namun tugas tersebut sebenarnya bisa Anda serahkan kepada agen properti. Coba lirik area yang lebih luas dari tempat tinggal Anda, cara ini juga akan memberi nilai yang lebih aman untuk aset investasi.

5. Lakukan penawaran harga

Sebagai investor yang membeli properti untuk disewakan, Anda harus melakukan negosiasi harga seperti halnya menjadi pembeli properti pertama kali. Lakukan penawaran harga yang rendah dan jangan dengan mudah meninggikan penawaran. Ada banyak cara untuk memahami pasar sebelum melakukan negosiasi. Perkaya pengetahuan Anda seputar prospek dan kenaikan harga di kawasan tersebut.

6. Pilih pakai jasa agen atau tidak

Membeli sebuah properti sebagai instrumen investasi hanyalah langkah awal. Selanjutnya Anda harus memasarkan unit rumah tersebut untuk kemudian disewakan dalam jangka waktu bulanan atau tahunan. Untuk urusan ini Anda lagi lagi bisa menyerahkan tugas kepada agen properti, namun mereka akan mengenakan sejumlah biaya untuk beriklan. Anda bisa saja menghemat bujet dengan melakukan renovasi rumah sendiri, mengiklankan rumah untuk disewa, namun tugas ini akan membutuhkan waktu ekstra.

Semoga Bermanfaat!

Sumber: properti.liputan6.com


Mustahilkah Memiliki Rumah di Jogja?

Memiliki rumah memang sebuah kebutuhan pokok setiap orang. Namun terkadang kesiapan finansial menjadi kendala tersendiri untuk memiliki rumah. Harga rumah  di Jogja yang cenderung terus naik seolah menjadi kebutuhan yang sulit diwujudkan.  Berikut akan saya sampaikan beberpa tips agar bisa mewujudkan  impian tersebut yang saya kutip dari kompasiana yang ditulis oleh Nia Tjiptono. Berikut tips tersebut: 


  1. Harus pintar-pintar pilih lokasi. meskipun tidak di dekat kota, paling tidak dekat dengan salah satu fasilitas umum. misalnya pasar, rumah sakit, atau sekolah
  2. Cari daerah pinggir kota tapi masih terjangkau seperti wilayah sekitar pinggir ring road.
  3. Jangan segan untuk bertanya dan menawar, cari informasi sebanyak-banyaknya dan harus jeli.
  4. Jangan memaksakan diri untuk harus punya rumah dalam waktu cepat. jangan segan untuk mundur jika memang tidak cocok atau tidak sreg, daripada menyesal belakangan.
  5.  Kencangkan ikat pinggang tentunya. 
  6. Dan yang paling penting adalah meminta kepada Sang Maha Pemilik Segalanya yaitu berdoa kepada Alloh SWT.


Jadi, masih mustahilkah punya properti di Jogja? Kalau sudah jodoh, rejeki dan berjuang keras, tentunya diberi kemudahaan.

Sumber: kompasiana.com


Kenapa menjual rumah mudah?

RUmah MUrah di Yogyakarta


Ada bebrapa alasan kenapa menjual rumah menjadi mudah:

  1. Rumah merupakan kebutuhan pokok sebuah rumah tangga, kalau "rumah tangga" tidak punya "rumah" tinggal "tangga" dong?
  2. Orang yang memiliki banyak uang lebih suka berinvestasi di properti (salah satunya rumah) daripada jenis invetasi yang lain. Meskipun tidak semua orang yang memiliki idle money berinvestasi di properti.
  3. Orang memilih berinvestasi di properti, karena nilainya yang cenderung naik seiring perjalanan waktu. Hal ini berbeda dengan menabung dalam bentuk uang yang nilainya menurun tergerus inflasi.
  4. Orang memilih mempunyai simpanan berupa rumah karena tergolong aman, tidak hilang meskipun terlihat mencolok dipinggir jalan. Bisa dibayangkan apabila yang ditaruh dipinggir jalan berupa emas batangan atau uang, maka bisa lenyap begitu saja.
  5. Rumah merupakan sarana kebanggaan sekaligus wujud aktualisasi diri. 
  6. Kalau sudah punya rumah, rumah yang lain bisa jadi tempat tinggal sementara ketika bepergian jauh, misalnya membeli rumah diluar kota.
Sumber: berbagai sumber




Dokumen Wajib yang Harus Ada Saat Anda Membeli Rumah.

Jual Rumah Jogja Murah

Membeli rumah merupakan salah satu pengeluran besar dalam hidup kita. Tentunya dengan pengeluaran yang besar Anda tidak ingin tertipu atau merugi. Untuk itu disini saya ingin menyampaikan dokmen yang wajib Anda terima saat membeli rumah.

SHM (Sertifikat Hak Milik)

Salah satu dokumen yang wajib ada ketika membeli atau menjual rumah. Pastikan sebelum memutuskan untuk membeli rumah, lihat dulu apakah semua dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia atau belum, mengingat saat ini banyak sekali kasus penipuan yang berkedok dengan penjualan properti. Tidak ada salahnya untuk lebih mawas diri ketika ingin membeli rumah. Pastikan nama yang tertera di sertifikat sama dengan penjual. Namun biasanya ada juga penjual yang mewakilkan penjualan rumah tersebut pada pihak lain (dikuasakan). 

IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)

Ini merupakan salah satu dokumen penting yang wajib ada ketika ingin mendirikan sebuah bangunan atau pun ingin merenovasi rumah. Tanpa adanya izin mendirikan bangunan ini, tempat tinggal tersebut tidak mempunyai pengikat hukum dengan begitu bisa saja terjadi penyiataaan karena bangunan tersebut dianggap ilegal, karena tidak pernah mendaftarkan bangunan rumah tersebut. Untuk itu sebelum memutuskan membeli rumah, pastikan terlebih dahulu rumah tersebut telah memiliki IMB. Tidak hanya memiliki kekuatan hukum, dengan adanya IMB ini anda akan mengetahui berapa besaran biaya ketika ingin merenovasi rumah.

PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)

Salah satu unsur legal yang harus Anda cermati adalah PBB. Membayar pajak merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan oleh semua lapisan masyarakat. Untuk itu cobalah untuk menanyakan mengenai surat pajak dari bangunan yang akan Anda beli tersebut. Apabila terdapat beberapa masalah dalam pembayaran pajak rumah yang akan anda beli tersebut, alangkah lebih baik Anda meminta pemilik rumah untuk melakukan pelunasan pajak tersebut.  
Pastikan untuk selalu teliti dalam mengecek beberapa surat mengenai kelengkapan dokumen rumah. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari. Selain hal di atas Anda bisa membaca Proses Aman jual Beli Rumah yang pernah saya posting sebelumnya
Semoga Bermanfaat!
Sumber: infoproperti2.wordpress.com

Sudah Siapkah Rumah Anda Menghadapi Musim Hujan?

Jual Rumah Murah Jogja

Tahun ini memang kemarau relatif panjang. Sebagian wilayah di Indonesia sudah mengalami musim hujan. Tidak ada salahnya kita sudah memperisapkan sedini mungkin menghadapi datangnya musim hujan. Hujan memang bisa menjadikan udara di dalam rumah terasa lebih sejuk serta lebih nyaman, namun derasnya hujan yang turun secara terus-menerus dapat mendatangkan risiko untuk rumah. Maka dari itulah kini saatnya memberi perhatian yang lebih terhadap rumah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan ketika hujan tiba yang bisa merepotkan dan mengganggu aktivitas penghuni rumah.

Disini saya akan menyampaikan tips yang harus dilakukan dan dihindari selama musim penghujan.

Bocor.

Ketika musim hujan tiba dan hujan turun deras, pertama yang mesti dilakukan ialah memastikan ada atau tidaknya kebocoran di dalam rumah, terlebih di bagian plafon ataupun di bagian pertemuan antara plafon serta dinding. Tanggulangilah untuk sementara kebocoran tersebut dengan cara menampung airnya, dan jangan lupa untuk mencatat dan menambal bagian mana saja yang bocor.

Saluran.

Masuknya air ke rumah tidak hanya dapat berasal dari atap saja, maka dari itu perhatikan pula bagian jendela serta pintu rumah. Tidak hanya itu saja, waspadailah terhadap naiknya air pada saluran air. Usahakanlah untuk membersihkan saluran air serta selokan dari tumpukan sampah ataupun tanah.

Listrik.

Hati-hati terhadap instalasi listrik yang ada di rumah, pastikanlah semua kabel listrik yang ada di rumah tak berserakan serta tak terbuka. Genangan air lantai yang terjadi akibat kebocoran juga bisa berpotensi mengalirkan aliran listrik yang bisa membahayakan anggota keluarga. Selain itu, apabila hujan tak kunjung berhenti sehingga membuat rumah banjir dan hampir mendekati stop kontak, maka segeralah untuk mematikan listrik rumah.

 Perubahan.


Selama musim penghujan, pintu dan jendela pun dapat berubah bentuk. Apabila cuaca telah membaik, mintalah kepada ahli ataupun tukang kayu untuk memperbaiki pintu supaya tak menjebak anggota keluarga di dalam ruangan.

Ventilasi.


Patikanlah ventilasi di rumah dalam keadaan baik sewaktu musim hujan tiba, supaya rumah tidak terlalu lembab sebab kelembaban dapat mengancam kesehatan anggota keluarga. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya pasanglah ventilator untuk menggerakkan udara yang ada di dalam rumah. Tidak hanya mengancam kesehatan saja, namun kelembaban pun bisa merusak material berbahan kayu, semisal lemari kayu dan lainnya. Dan kelembaban pun menjadikan karpet berbau tak sedap dan bisa menampung kuman, tentunya hal tersebut bukan sesuatu yang baik untuk anggota keluarga. Maka dari itu bersihkanlah karpet supaya tak berbau dan tak menjadi sumber kuman yang bisa mendatangkan penyakit.
Dengan persiapan sedini mungkin, tentu Anda lebih mantap menghadapi musim hujan. Dengan persiapan dini pula ada bisa menghemat biaya perawatan rumah daripada harus memperbaiki ketika rumah sudah rusak.
Semoga Bermanfaat!!
Sumber: riesalam.com


Menguntungkan Mana? Investasi Rumah, Apartemen, atau Tanah?


Jual Rumah, Tanah, Kavling Di Yogyakarta

Investasi properti merupakan tren yang populer sekarang ini. Banyak orang yang bercerita dari mulut ke mulut mengenai keuntungan yang bisa didapat ketika berinvestasi tanah, rumah, atau apartemen. Meskipun kesannya mudah untuk dilakukan, namun investasi properti bukanlah hal yang murah. Demi mendapatkan kesejahteraan hidup,Anda memerlukan dana yang cukup besar.


Ada banyak pilihan investasi properti. Beberapa yang diminati akhir-akhir ini adalah investasi tanah, rumah atau apartemen. Namun dari ketiga pilihan ini, manakah yang lebih baik? Berikut ini adalah urutan prioritas pemilihan jenis investasi properti, jika prospek ke depannya berada dalam kondisi yang tidak terpengaruh oleh eksternal sepert kemacetan, banjir, dan yang lainnya.

1. Investasi Rumah

Mayoritas masyarakat Indonesia ingin memiliki unit rumah tinggal di atas tanah. Jika memerhatikan aspek-aspek di dalamnya, maka investasi rumah ini bisa sangat menguntungkan. Ingatlah, semakin banyak penduduk maka permintaan akan tempat tinggal juga akan semakin meningkat.

Kelebihan Investasi Rumah
Rumah bisa dijadikan hanya sebagai instrumen investasi atau bisa pula ditempati. Karena bisa disewakan, maka Anda bisa memberdayakannya untuk mendapatkan keuntungan. Untuk kenaikan harga rumah pertahunnya berkisar 15 – 20%.

Kekurangan Investasi Rumah
Diperlukan biaya khusus untuk perawatan rumah dan biaya asuransi yang berguna sebagai penekan risiko kepemilikan unit. Belum lagi biaya untuk membayar pajak.

2. Investasi Apartemen


Dahulu, tinggal di apartemen sudah menjadi life style. Namun karena terbatasnya lahan yang ada, maka tinggal di apartemen sudah bagaikan alternatif pilihan hunian.

Kelebihan Investasi Apartemen
Lebih liquid dibanding dengan tanah dan rumah. Pendapatan tambahannya pun lumayan besar. Fasilitas yang ada cukup lengkap dan biasanya terletak di daerah-daerah strategis.

Kekurangan Investasi Apartemen
Sayangnya, Anda harus membayar biaya rutin yang lumayan mahal seperti perawatan dan listrik. Anda juga tidak memiliki Hak Guna Bangunan karena tidak memiliki tanah.


3. Investasi Tanah




Investasi tanah merupakan ladang pendapatan Anda. Selain emas, harga tanah juga akan terus meningkat tiap tahunnya. Rata-rata kenaikan nilai tanah adalah sekitar 20 -25% setiap tahun. Sebaiknya beli tanah (kavling) di sekitar perumahan untuk memulai investasi ini. Ini dikarenakan aspek keekonomian dan legalitasnya yang menjanjikan.

Kelebihan Investasi Tanah
Return besar adalah kelebihan dari investasi properti yang satu ini. Lebih enaknya lagi, tidak ada biaya perawatan dan biaya asuransi. Bahkan risiko kepemilikan atas barangnya bisa sangat rendah.

Kekurangan Investasi Tanah
Sayangnya, investasi tanah jarang menghasilkan pendapatan tambahan karena jarang ada yang mau menyewa. 

Selamat memilih cara berinvestasi properti, mau pilih Rumah, Apartemen, atau Tanah? Tentu sesuai pilihan Anda. Semoga Bermanfaat!

Sumber: kompasiana.com