Saat Badai Corona Menerjang, Properti Singapura Justru Meroket

Developer Jogja

Berbeda dengan kondisi pasar properti di Asia yang lesu akibat terpukul wabah Corona, pasar properti di Singapura justru masih  bisa mencatatkan pertumbuhan. Berdasarkan laporan Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura, penjualan hunian di Negeri Singa  itu melonjak 57 persen menjadi sebanyak 975 unit sepanjang Februari 2020 dari 620 unit pada Januari 2020.

Head of Research Orange Tee & Tie Christine Sun mengatakan bahwa rakyat Singapura melihat properti sebagai aset investasi paling aman. Hal ini membuat minat pada properti di Negeri Singa itu tetap bertumbuh ketika perekonomian tengah goyah. Sun mengatakan, banyak investor yang mengambil uangnya dan memindahkan dari investasi volatil ke investasi ekuitas seperti properti, yang umumnya menawarkan hasil yang pasti untuk jangka panjang. 

Singapura juga tak terhantam Covid-19 sekeras negara Asia lainnya dengan per 15 Maret 2020 tercatat hanya ada 226 kasus tanpa kematian.


Semoga Bermanfaat!


Sumber: bisnis.com

Pages