http://dijualrumahjogja.com/feeds/posts/default?max-results=200
sakinaland pengembang perumahan terpercaya Yogyakarta

7 Tips Memilih Rumah Supaya Tidak Salah Melangkah

Jual rumah murah bantul

Anda berencana membeli rumah? Selamat Anda benar-benar orang yang beruntung, karena banyak orang yang belum memiliki kesempatan untuk membeli rumah. Ada pula yang belum punya keinginan membeli rumah. Rumah memang kebutuhan pokok sekaligus sarana investasi paling aman saat ini. Anda sudah tepat ketika punya keinginan untuk memiliki rumah. Memilih rumah yang mau dibeli merupakan sebuah tantangan yang menarik. Dalam memilih rumah Anda harus cermat agar tidak menyesal di kemudian hari. Membeli rumah yang tidak tepat bisa menjadi penyesalan, namun kehilangan kesempatan memiliki rumah bagus dengan harga di bawah harga pasar juga bisa menimbulkan penyesalan.

Berikut beberapa tips agar tidak salah melangkah saat membeli rumah:

1.   Legalitas

Kenapa saya samapaikan legalitas diurutan pertama? Karena tanpa legalitas yang lengkap, apalah artinya rumah yang kita miliki. Akan banyak masalah yang akan kita hadapi. Mulai rumah kita sulit diperjualbelikan,hingga perkara hukum yang menghantui. Umumnyai masyarakat mencari properti yang sudah memiliki status SHM (Sertifikat Hak Milik) Sertifikat Hak Milik atau SHM merupakan sertifikat kepemilikan penuh seseorang atas satu lahan atau tanah Oen pemegang sertifikat. SHM merupakan bukti kepemilikan terkuat atas satu lahan. 
Sebagian juga menawarkan rumah dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan atau SHGB adalah jenis sertifikat bagi para pemegang sertifikat yang hanya dapat memanfaatkan satu lahan untuk mendirikan bangunan atau keperluan lain dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
Kepemilikan lahan HGB sendiri dipegang oleh negara. Biasanya, batas waktu SHGB sendiri memiliki batas waktu 20 hingga 30 tahun dan dapat diperpanjang. Setelah melewati batas waktu tersebut, pemilik sertifikat harus mengurus perpanjangan SHGB.
Pastikan Anda membeli rumah dengan status Hak Milik atau minimal HGB.

2.   Harga Yang Terjangkau

Saat orang kebanyakan bermimpi memiliki rumah keluarga yang luas dan mewah, Anda tidak harus memaksakan hal tersebut jika anggaran tidak mencukupi. Sebaiknya untuk memilih rumah dengan harga yang sesuai dengan kemampuan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, developer perumahan, khususnya di kota-kota besar berlomba membangun hunian mungil dikarenakan lahan yang semakin terbatas.


3.   Lokasi 

Dalam pemilihan lokasi Anda bisa memilih apakah cukup dekat dengan tempat kerja? Kemudahan akses transportasi? Aman tidaknya dari bahaya banjir? Seperti apa akses jalan utama menuju rumah? Apakah kondisinya penuh lubang? Apakah dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, Masjid, pasar, perkantoran, sarana olah raga, dan lainnya.

4.   Posisi Rumah

Posisi rumah akan menentukan harga rumah. Posisi rumah di pojokan, maka harganya akan lebih tinggi dibanding rumah yang terletak ditengah-tengah.  Perlu diketahui posisi hook atau pojokan ini sering jadi incaran banyak pembeli karena kamu bisa mengembangkan rumahmu dengan ukuran yang lebih besar.

5.   Status Rumah

Biasanya pengembang menyediakan dua pilihan, rumah siap huni atau rumah  indent (pembelian barang dengan cara memesan atau membayar lebih dahulu).

Rumah siap huni biasanya rumahnya sudah jadi dan siap ditempati. Kamu bisa melihat rumah secara langsung dan bisa langsung menempati saat sudah membayar.
Sementara rumah indent artinya kamu hanya bisa memilih lokasi dari gambar peta situs perumahan kemudian menunggu 8 bulan hingga dua tahun untuk proses pembangunan rumah.


6.   Lingkungan 

Jika Anda memiliki anak sesuaikan lingkungan dengan kebutuhan anak. Seperti adanya fasilitas lapangan ataupun taman tempat mereka bermain. Adakah anak-anak seumuran di sekitarnya? Apakah kondisi lingkungan cukup aman dan kondusif untuk tumbuh kembang anak? 

7.   Dekat dengan Pusat Aktifitas

Lokasi rumah yang dekat dengan sekolah, kawasan perbelanjaan, rumah sakit, perpustakaan, tidak kalah penting untuk “memanjakan” keluarga kecil Anda.

Lebih baik lagi jika sejumlah fasilitas tersebut bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau bersepeda. Dengan begitu anak-anak bisa mencapai sekolah dengan mudah sehat dan murah. Yang terpenting, akses orangtua menuju tempat bekerja juga bisa perlu diperhitungkan.


Semoga bermanfaat!




Sumber: adhijayamulia.co.id

0 komentar:

Posting Komentar