http://dijualrumahjogja.com/feeds/posts/default?max-results=200
sakinaland pengembang perumahan terpercaya Yogyakarta

Kelebihan Investasi Properti untuk Tampung Dana Tax Amnesty

Rumah Murah di Bantul

Mungkin dari kita masih bingung, apakah tax amnesty? Katanya tax amnesty itu pengampunan pajak, ya? Berarti kita sekarang bebas bayar pajak gitu? Atau mungkin, mereka yang dihukum karena masalah pajak jadi diampuni? Beberapa dari kamu mungkin memiliki pertanyaan sejenis mengenai kebijakan ini. Memang betul, jika diartikan secara gamblang, tax amnesty adalah pengampunan pajak. Namun, pengampunan pajak yang seperti apa?

Amnesti pajak sendiri merupakan program pemerintah kepada Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh di bawah 2015 yang belum dilaporkan dalam SPT. Hal ini bertujuan agar masyarakat bersedia melaporkan seluruh harta kekayaan, baik yang berwujud maupun yang nggak berwujud. Kekayaan yang bergerak, maupun yang tak bergerak, serta yang digunakan untuk usaha, maupun yang bukan untuk usaha. Pokoknya semua kekayaan yang dimiliki, baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri.
Tujuan amnesti pajak secara umum tentu saja untuk meningkatkan penerimaan negara. Namun tujuan yang lebih penting adalah ‘memulangkan’ dana serta aset WNI yang berada di luar negeri, khususnya di negara-negara berpajak rendah. Sekadar informasi, menurut perhitungan pemerintah, total dana WNI yang ada di luar negeri mencapai Rp 4.300 triliun! Jumlah yang sangat fantastis, ‘kan? Sementara pemerintah sendiri mengincar dana WNI yang kembali ke Indonesia, atau repatriasi sebesar Rp 1.000 triliun. Untuk uang hasil tebusan, pemerintah menargetkan minimal Rp 165 triliun.
Seandainya aset-aset yang ada luar negeri tersebut kembali ke Indonesia, sudah kebayang kan, berapa banyak investasi baru yang akan bertambah? Otomatis dengan banyaknya investasi, itu artinya akan ada penyerapan tenaga kerja, peningkatan daya beli, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan menciptakan objek pajak baru hasil investasi. Itulah tujuan utama amnesti pajak seperti yang diungkapkan oleh Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi.
Sektor properti jadi salah satu alternatif yang dinilai paling tepat untuk menyimpan dana repatriasi melalui program tax amnestyyang digulirkan oleh pemerintah.Menurut Presiden Direktur Synthesis Development Budi Yanto Lusli, kendati bisa menghasilkan keuntungan dengan cepat namun saham memiliki likuiditas yang tinggi
"Tapi juga turunnya saham itu cepat, likuid-nya cepat. Tapi biasanya itu ada dua nature investor properti, ada yang suka dua-duanya, saham dan properti tapi ada juga yang salah satu saja, demen properti saja," kata Budi saat diskusi media, di Jakarta, Kamis (22/9/2016).
Sementara itu Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, masyarakat diimbau untuk bisa memanfaatkan momentum tax amnesty tersebut dengan menggunakan instrumen investasi properti baik di dalam penyertaan modal maupun pembelian langsung.
Menurut dia, sektor properti menjadi investasi dengan risiko yang rendah sehingga properti jadi instrumen paling aman.
"Tapi kayanya ke pembelian langsung paling banyak, karena instrumen ini paling aman dengan beli properti langsung," ujar dia 
"Tapi kayanya ke pembelian langsung paling banyak, karena instrumen ini paling aman dengan beli properti langsung," ujar dia 
Dia juga menambahkan, selain aman, sektor properti juga memiliki peningkatan nilai yang terus bertumbuh tiap tahun, sehingga sektor ini jadi instrumen investasi jangka panjang yang cocok.
"Dana yang masuk itu kan harus mengendap tiga tahun, dan properti ini paling pas karena pertumbuhan nilainya itu pasti," kata dia.






Semoga Bermanafaat!
Sumber: okezone.com dan pajak.go.id

0 komentar:

Posting Komentar