http://dijualrumahjogja.com/feeds/posts/default?max-results=200
sakinaland pengembang perumahan terpercaya Yogyakarta

Dua Faktor yang Jadi Penyebab Harga Rumah Sulit Turun

Jual rumah murah di Jogjakarta Yogyakarta
Rumah Murah merupakan impian banyak orang. Namun impian membeli rumah layak dengan harga murah terkadang hanya menjadi cita-cita yang tidak kunjung terkejar. Menurut Presiden Direktur Tony Eddy & Associates, Tony Eddy, menyebut dua faktor utama sebagai penyebab harga rumah tak akan pernah turun.
Dua faktor utama tersebut adalah jumlah populasi yang terus tumbuh. Laporan Bank Dunia menyebut, jumlah penduduk Indonesia pada 2014 mencapai 252,8 juta jiwa. Populasi naik, otomatis kebutuhan rumah pun meningkat. 
Sementara di sisi lain, pasokan rumah yang ada belum dapat memenuhi tingginya kebutuhan tersebut. Saat ini saja, menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) kebutuhan hunian yang belum dipenuhi (back log) sekitar 13 juta unit.
"Faktor kedua adalah tingkat inflasi. Tingkat inflasi berdampak langsung terhadap harga dan perubahan harga rumah," tutur Tony.
Tingkat inflasi, menurut laporan Bank Indonesia, terus merangkak naik dalam lima bulan terakhir. Sejak Agustus 2014, tingkat inflasi berada pada level 3,99 persen, kemudian melonjak bulan berikutnya menjadi 4,53 persen, dan bertutur-turut pada Oktober, November, dan Desember sebesar 4,83 persen, 6,23 persen, dan 8,36 persen. 
Angka inflasi yang salah satunya disebabkan peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM), ini mengerek harga-harga material bangunan semakin meroket. Pada gilirannya, ongkos produksi rumah pun ikut melonjak. Saat harga BBM naik tahun lalu, mendorong biaya material juga naik, ongkos tukang pun ikut naik. Selain itu, belanja pegawai mau tak mau naik karena harga kebutuhan sehari-hari ikut berubah. Semua komponen itu yang mendongkrak harga rumah terus melambung. 
Maka mari kita segera membeli rumah sebelum harga rumah semakin tidak terkejar. Mulai bergerak sesuai kemampuan kita. Semoga Bermanfaat!
Sumber: tribunnews.com


0 komentar:

Posting Komentar