http://dijualrumahjogja.com/feeds/posts/default?max-results=200
sakinaland pengembang perumahan terpercaya Yogyakarta

Proses Jual Beli Rumah

Jual Beli Rumah Jogja

Setelah menulis tentang proses aman jual beli rumah pada artikel terdahulu. Kali ini saya akan membahas kembali masalah tersebut, sekedar mengingat kembali dan menambahkan yang kurang.


1. Bila sudah terjadi kesepakatan harga, selalu berikan atau minta tanda jadi dari pihak penjual atau pembeli, agar kesepakatan ini bukan hanya di mulut saja (gentlemen agreement) tapi lebih pasti dengan adanya uang ikatan tanda jadi yang besarnya kurang lebih 5-10% dari harga rumah, kenapa besar? Sebab untuk menghindari salah satu pihak menggagalkan proses transaksi yang berlangsung. 2. Setelah proses di atas, siapkan data -data anda untuk dibawa ke notaris. Sebaiknya proses ini didahului dengan menghubungi ke pihak notaris yang mau anda pakai, dan tanyakan perlu data apa saja untuk proses jual beli. Biasanya data yang diperlukan antara lain:Data penjual : KTP suami-istri (bagi yang sudah menikah, bagi yang belum siapkan surat keterangan belum menikah, bisa diurus melalui RT-RW dan kelurahan setempat, surat nikahData rumah: PBB rumah, tagihan listrik, tagihan telpon, tagihan air 3 (tiga) bulan terakhir,sertifikat, IMB, NPWPDATA pembeli: KTP pembeli, NPWP 3. Setelah data terkumpul, bawa ke notaris yang sudah anda hubungi, lalu serahkan sertifikat asli dan Anda akan diberi tanda terima. lalu sertifikat anda akan dilakukan proses checking di kantor BPN, checking di sini dimaksudkan untuk melihat keaslian sertifikat, ada tidaknya sertifikat ganda, sertifikat yang bermasalah, dan lain-lain. Proses ini 3 hari sampai 1 minggu. dan jika kopi sertifika ada di BPN dan tidak ada masalah maka proses jual beli siap dilanjutkan. 4. Satu hari sebelum tanda tangan , anda akan diminta melunasi pajak pembelian rumah (BPHTB) bagi pembeli dan PPH (pajak penghasilan) bagi penjual ke kantor pajak, atau bisa titip di notaris untuk bayarkan. besarnya pajak adalah 5 % dari NJOP dalam PBB atau dari nilai transaksi rumah (dilihat mana yang lebih besar itu yang dipakai), untuk pembeli besarnya pajak lebih ringan dari penjual. 5. Setelah bayar maka, pada hari H penjual wajib menghadirkan suami / istri untuk tanda tangan menjual rumahnya. sedangkan bagi pembeli hanya yang bersangkutan saja 6. Cek setiap pasal dan tanyakan pada notaris jika anda tidak mengerti ketika dibacakan. 7. setelah selesai, anda harus membayar biaya balik nama yang besarnya tergantung besarnya rumah dan biaya jasa notaris. selain balik nama ada biaya untuk jasa pembuatan akte notaris (bagi pembeli) 8. Selesai tunggu 3 bulan kurang lebih untuk sertifikat selesai atas nama Anda (pembeli) 9. Bagi penjual setelah selesai tanda tangan, ajak pembeli ke bank untuk segera mentransfer sisa uang ke rekening anda. dan setelah anda cek, uang itu masuk ke rekening anda. segera hubungi notaris bahwa anda sudah terima uang pelunasannya dan order notaris untuk segera mengesahkan akte jual beli itu. Semoga bermanfaat

Sumber: Berbagai 

0 komentar:

Posting Komentar