Rumah Jalan Imogiri Barat, Ketonggo, Yogyakarta

Rumah kami jual dengan harga MURAH mulai Rp 359 Juta

Rumah Jalan Imogiri Timur, Ketonggo, Yogyakarta

Rumah ini kami desain dengan detail dan elegan.

Rumah Jalan Imogiri Timur, Ketonggo, Yogyakarta

Kami bangun rumah ini dengan kualitas bangunan terbaik.

Rumah Jalan Imogiri Timur, Ketonggo, Yogyakarta

Bisa Cash / Cash Bertahap / KPR Syariah

Rumah Jalan Imogiri Timur, Ketonggo, Yogyakarta

Beli Sekarang Sebelum Naik Lagi!

Rumah Jalan Imogiri Timur,Ketonggo, Yogyakarta

Ingat investasi properti "pasti" untung, Beli sekarang sebelum harga naik lagi!

http://dijualrumahjogja.com/feeds/posts/default?max-results=200
sakinaland pengembang perumahan terpercaya Yogyakarta

Peluang Investasi Properti 2016 Jauh Lebih Baik Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Berberapa waktu yang lalu memang penjualan properti dirasakan oleh pengembang tidak sekencang tahun-tahun sebelumnya. Namun peluang investasi properti tahun 2016 akan jauh lebih baik bila dibandingkan dengan beberapa tahun sebelum, hal ini dapat terlihat dari beberapa indikator yang ada. 

Indikator itu antara lain adanya pertumbuhan Growth Domestic Product (GDP) di kawasan ASEAN termasuk Indonesia yang cenderung stabil, termasuk tingginya investasi Penanaman Modal Asing dibidang properti yang lebih besar sekitar 50 persen dibandingkan Penanaman Modal Dalam Negeri. Selain itu adanya upaya pemerintah memberikan tax amnesty juga turut menyumbang bergairahnya investasi properti tahun ini. Bahkan menurut Asian Development Bank dan World Bank memprediksi ekonomi Indonesia akan menikmati pertumbuhan ekonomi 5,3 persen - 5,4 persen pada 2016, atau lebih tinggi dibanding tahun ini. Melihat kondisi ini, Coldwell Banker Commercial memperkirakan pasar properti akan bertumbuh positif.Calon investor harus mempertimbangkan investasi jangka menengah bukan hanya jangka pendek fokus pada produk yang memiliki nilai tambah.Untuk genjot pasar properti setidaknya pemerintah harus mengeluarkan kebijkasanaan yang jelas dan kebijaksanaan itu hendaknya harus tetap dan tidak berubah ubah.Selain itu pemerintah dan pengusaha harus berjalan berdampingan.


Semoga Bermanfaat!
Sumber: tribunnews.com

Kapan Waktu yang Tepat Membeli Rumah?

Mengingat pembelian rumah merupakan keputusan besar, tentu saja Anda harus memastikan transaksi tersebut tidak akan menimbulkan penyesalan pada kemudian hari. Membeli rumah memang bukan perkara mudah. Baik Anda membeli secara tunai maupun kredit, semua butuh kesiapan finansial dan komitmen. 
Sejatinya, membeli rumah bisa dilakukan kapan saja. Mau membeli secara tunai maupun kredit, semua tergantung kesiapan dari keuangan Anda. Tentu saja yang paling penting adalah Anda sudah menemukan rumah idaman dan sudah memastikan rumah tersebut berada di lingkungan yang kondusif.
Membeli rumah dari pengembang juga bisa dilakukan. Satu hal penting yang harus dipastikan, Anda hanya perlu yakin bahwa pihak pengembang merupakan pihak yang dapat dipercaya. Walau membeli rumah bisa dilakukan kapan saja, Anda juga pasti bertanya-tanya apakah saat ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk membeli rumah.
Sembarangan saja membeli rumah, maka bisa membawa bencana terhadap keuangan Anda pada masa depan. Karenanya, Anda harus berhati-hati. Meski demikian, Anda bisa mencermati sejumlah indikator yang mungkin bisa membantu Anda menghemat budget dalam membeli rumah. Beberapa poin di bawah ini mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan Anda.
Pertama, membeli rumah sebaiknya ketika finansial pribadi stabil. Tentu saja, waktu yang tepat untuk membeli properti adalah ketika kondisi finansial pribadi Anda sudah stabil. Artinya, Anda sudah menyisihkan uang yang dibutuhkan untuk membeli properti idaman tersebut. Jika Anda telah mengumpulkan tabungan yang cukup untuk membeli properti secara tunai keras, Anda sudah sangat siap untuk melakukan pembelian.
Apabila budget yang Anda siapkan adalah untuk pembayaran uang muka, pastikan penghasilan rutin Anda cukup untuk membayar sisa angsuran tanpa mengganggu pengeluaran sehari-hari seperti makanan, tagihan-tagihan, transportasi, dan lain-lain. Menurut para ahli keuangan, kondisi finansial yang sehat adalah ketika rasio cicilan Anda tidak melebihi angka 30 persen dari penghasilan rutin.
Jika Anda memiliki lebih dari satu cicilan utang, pastikan jumlah yang harus Anda bayar tidak melebihi 30 persen gaji atau penghasilan bulanan. Membeli rumah juga bisa saat Anda mengetahui ada bank syariah yang menurunkan marginnya, ini adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah. Anda bisa mendapatkan kredit dengan margin yang tidak terlalu tinggi sehingga dapat menghemat pengeluaran Anda setiap bulan. Meskipun perbedaan margin mungkin hanya nol koma persen, dalam jangka panjang Anda bisa menghemat hingga jutaan rupiah. 
Tentu saja, untuk mengetahui besarnya margin KPR, Anda harus rajin mencari informasi keuangan dan bisnis lewat media massa, internet, atau langsung datang ke bank syariah. Selain itu, cari tahu besaran fluktuasi margin selama beberapa tahun terakhir sehingga Anda bisa mengetahui level terendah margin yang pernah diberikan bank syariah.

Namun Anda jangan terlalu lama membandingkan margin tersebut, karena harga properti cenderung naik setiap saat dengan cepat. Di sini ketepatan Anda mengambil keputusan untuk membeli rumah sangat menentukan, cepat namun cermat.
Jadi, jika Anda merasa margin pada tahun ini cukup rendah, tidak ada salahnya segera mengajukan permohonan KPR ke bank syraiah tersebut. Ketika pasar properti mulai lesu, Anda juga bisa berburu hunian. Jika Anda memperhatikan permintaan properti mulai melambat dan banyak rumah yang dibangun namun sepi pembeli, situasi ini sangat mendukung untuk membeli rumah.
Anda punya banyak kesempatan untuk memilih properti idaman dan menawar harga yang mendekati budget Anda. Pasalnya, pengembang justru menawarkan harga rumah dengan promosi-promosi yang menarik untuk memancing pembeli, entah dengan potongan harga, pembebasan biaya provisi ataupun gimmick menarik. Dan harus diingat, tunggu musim yang tepat saat ingin mencari rumah.
Semoga Bermanfaat!
Sumber: economy.okezone.com

Daya Magnet Rumah Sisa Kolonial Belanda di Indonesia

Jual Rumah di Jogja
Rumah saya tempati (Syuting Anak Ahmad Dhani) 

Karena tugas dan pekerjaan "memakasa" saya untuk tinggal di perumahaan sisa kolonial Belanda di Indonesia. Mungkin bagi beberapa orang "ngeri" untuk tinggal di rumah "Loji" sisa kolonial ini. Tetapi bagi saya banyak pengalaman unik ketika selama kurang lebih 8 (delapan) tahun tinggal di rumah kuno ini. Satu hal unik yang ingin saya ceritakan adalah "daya magnet" rumah ini. Paling tidak saya ketemu public figure "efek" dari menempati rumah kuno ini. Ya... rumah-rumah  kuno ini sering digunakan untuk syuting, mulai dari Film Ainun Habibie, Soekarno, Hasyim Ashari , Video Klip Ahmad Bersaudara, dan masih banyak lagi (sudah agak lupa). Tak heran, hingga saat ini masih banyak orang yang berburu rumah Belanda untuk berbagai tujuan dari mulai buat shooting, foto, bahkan ditinggali. Meski sebagian orang menganggap rumah Belanda identik dengan kesan angker, tak bisa dipungkiri, karakternya yang kental nuansa klasik Eropa ala jaman kolonial menjadikan rumah Belanda tetap diminati. Rumah Belanda memiliki karakter yang khas yang membedakannya dari rumah – rumah biasa. Rumah – rumah ini memiliki kesan kokoh, sederhana, namun tetap artistik. Penggunaan warna putih sebagai warna dominan pada eksteriornya seakan – akan juga menjadi salah satu ciri rumah Belanda. Karakter rumah Belanda lain bisa Anda temukan di penjelasan di bawah ini.




Fitur khas rumah Belanda: Sebuah rumah dengan atap melengkung dan fasad simetris

Ciri bangunan Belanda yang paling nampak terlhat adalah penggunaan gambler roof (atap melengkung). Desainnya pun cenderung substansial, aplikatif, namun tetap atraktif. Selain itu, tampilan muka eksterior atau fasad cenderung simetris, meski ada juga beberapa rumah Belanda yang mengaplikasikan fasad asimetris. Fasad biasanya berupa segi empat, segi lima, atau segi enam. Pintu masuk bisa di bangun pada bagian tengah fasad, bisa juga berada di tepi kanan.
Selain itu, di rumah – rumah Belanda kita akan menemukan serambi atau porch yang ada di ground floor. Ujung dari roofline biasanya melebar. Yang pasti, tipe arsitektur bangunan Belanda yang ditemui di Indonesia sedikit berbeda dengan desain bangunan Belanda yang ada di negara asalnya. Hal ini karena menyesuaikan iklim dan kondisi angin di Indonesia.

Material pada bangunan Belanda

Bangunan atau rumah Belanda biasanya dibuat dengan memanfaatkan material seperti batu alam, batu bata, hingga clapboard siding, tergantung dengan lokasi rumah tersebut.

Denah ruang pada rumah Belanda

Denah ruangan pada rumah Belanda tak jauh berbeda dengan denah ruang pada rumah biasa, di mana terdapat area makan, area keluarga, kamar tidur, dan kamar tamu. Lantai atas biasa digunakan untuk kamar anak. Di tengah – tengah ruangan, terdapat area sentral yang langsung mengarah ke ruang – ruang utama dalam rumah tersebut.

Gaya furnitur pada rumah Belanda

Furnitur bernuansa Belanda di jaman kolonial bervariasi, mulai dari yang sederhana dengan yang dipenuhi ornamen pada permukaannya. Setelah itu, muncul teknik veneering dan marquetry yang cukup populer diaplikasikan pada furnitur bergaya Belanda. Kayu walnut merupakan kayu yang paling sering diaplikasikan dengan teknik veneering.
Pada kamar tidur, kita akan menemukan furnitur khas Belanda lain, misalnya lemari pakaian atau wardrobe yang cukup lebar. Biasanya ada ruangan kecil yang dibuat dengan sekat untuk memposisikan tempat tidur yang lokasinya agak terpisah dari posisi wardrobe, meski masih dalam satu ruangan.

Karya seni pada rumah Belanda

Di rumah – rumah Belanda, kita juga bisa menemukan ragam karya seni terpampang di beberapa sudut ruangan. Salah satunya adalah lukisan dari cat minyak. Karena di jaman dahulu, Belanda tengah gemar melakukan eksplorasi ke beberapa tempat di dunia lewat jalur laut, tak ayal dalam hal karya seni pun pemandangan laut paling sering ditemukan pada lukisan – lukisan Belanda. Tak heran, lukisan yang paling populer kala itu adalah lukisan bertema maritim.


Kemudahan dan keuntungan memiliki rumah Belanda

Rumah Belanda biasanya tidak terlalu tinggi dan jarang dibuat bertingkat. Kalaupun dibuat bertingkat, mereka lebih senang menerapkan bangunan 1, 5 lantai, di mana lantai atas tidak sebesar lantai bawah. Desainnya cenderung stabil, tradisional, namun mampu memberi kesan homey feeling. Dengan ukuran bangunan yang tak terlalu tinggi, rumah Belanda cocok sebagai tempat tinggal keluarga dengan anak kecil yang tengah tumbuh berkembang.
Atap sedikit melengkung yang ada pada rumah Belanda juga memberikan keuntungan tersendiri. Kita bisa lebih mudah meronovasi rumah atau menambah lantai tanpa terbebani biaya yang terlalu besar.

Kerugian memiliki rumah Belanda

Kelemahan karakter rumah Belanda yaitu denah ruang yang masih mengikuti gaya tradisional, dengan area makan yang terpisah, sehingga kurang sesuai dengan tren masa sekarang yang serba kasual dan simple.
Di samping kedua hal di atas, kekurangan lain dari rumah tradisional Belanda adalah keberadaan serambi atau porch. Kadang, serambi ini dibuat terlalu besar, namun diposisikan di tempat yang tidak strategis. Bahkan, porch ini lebih sering dibiarkan kosong dan jarang digunakan.

Semoga Bermanfaat!

Sumber: Pengalaman pribadi & architectaria.com

Kiat Sukses Sebelum Investasi Rumah





Rumah di Yogyakarta

Properti masih menjadi primadona investasi saat ini. Properti masih dipercaya sebagai sektor paling strategis untuk para investor menjaga asetnya agar terus berkembang. Dengan permintaan yang tinggi dan persediaan yang terbatas, harga jual bisa terus melonjak dalam waktu yang relatif singkat.Namun masih banyak pemilik rumah sewa yang kurang memahami cara untuk mendapatkan return-of-investment (ROI) atau balik modal dalam waktu cepat. Berikut beberapa tips agar bisa mendapatkan tingkat pengembalian investasi properti yang optimal;


1. Lakukan riset pasar

Pahami dulu tren pasar yang sedang berlangsung. Pahami potensi keuntungan dan kerugian dengan banyak berkonsultasi dengan para ahli. Semakin banyak riset yang dilakukan maka kesempatan bisnis Anda berhasil akan semakin besar. Misalnya saat properti sedang mengalami kelesuan, maka ini saat yang tepat untuk Anda memanfaatkan potongan harga dan promo sebanyak-banyaknya. Biasanya di tengah kondisi pasar yang sepi pembeli, pengembang akan berupaya menarik minat konsumen.

2. Jangan terlalu ambisius 

Berdasarkan pengalaman para jutawan properti, Anda harus memahami bahwa bisnis ini tetap membutuhkan waktu agar mencapai pendapatan tinggi setiap bulannya. Begitu pula ketika Anda hendak menentukan tarif sewa yang sesuai.
Umumnya, cara paling tepat untuk memberikan banderol harga adalah dengan berpatokan pada rental yieldRental yield adalah pemasukan per tahun yang didapat berbanding dengan harga jual. Contohnya, di daerah Yogyakarta rental yield rata-rata adalah 5 persen. Maka dengan harga jual Rp 500 juta, harga sewa yang pantas adalah Rp25 juta per tahun. Meski begitu, Anda bisa menambah harga sewa tersebut sedikit lebih tinggi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi rumahnya. Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya perawatan rumah yang harus digabungkan dalam harga final harga sewa.

3. Pilih lokasi yang prospektif

Bukan berarti harus membeli rumah  dengan harga sangat mahal ataupun sangat murah. Biasanya hal ini lebih identik dengan daerah dimana banyak orang yang tertarik untuk bertempat tinggal di sana dengan berbagai macam alasan. Carilah lokasi yang memiliki daya tarik yang spesial, ataupun dekat dengan transportasi umum , sekolah, rumah sakit dan pusat perbelanjaan. Anda harus menyocokkan anggaran yang dimiliki dengan daerah yang sedang dicari banyak orang untuk bertempat tinggal.



4. Pertimbangkan lokasi di luar area tempat tinggal

Kebanyakan investor mencari properti yang lokasinya berdekatan dengan tempat tinggal. Sayangnya, tidak semua lokasi yang dekat tempat tinggal adalah tempat yang prospektif. Poin plusnya, mungkin Anda bisa dengan mudah mengecek kondisi bangunan setiap saat. Namun tugas tersebut sebenarnya bisa Anda serahkan kepada agen properti. Coba lirik area yang lebih luas dari tempat tinggal Anda, cara ini juga akan memberi nilai yang lebih aman untuk aset investasi.

5. Lakukan penawaran harga

Sebagai investor yang membeli properti untuk disewakan, Anda harus melakukan negosiasi harga seperti halnya menjadi pembeli properti pertama kali. Lakukan penawaran harga yang rendah dan jangan dengan mudah meninggikan penawaran. Ada banyak cara untuk memahami pasar sebelum melakukan negosiasi. Perkaya pengetahuan Anda seputar prospek dan kenaikan harga di kawasan tersebut.

6. Pilih pakai jasa agen atau tidak

Membeli sebuah properti sebagai instrumen investasi hanyalah langkah awal. Selanjutnya Anda harus memasarkan unit rumah tersebut untuk kemudian disewakan dalam jangka waktu bulanan atau tahunan. Untuk urusan ini Anda lagi lagi bisa menyerahkan tugas kepada agen properti, namun mereka akan mengenakan sejumlah biaya untuk beriklan. Anda bisa saja menghemat bujet dengan melakukan renovasi rumah sendiri, mengiklankan rumah untuk disewa, namun tugas ini akan membutuhkan waktu ekstra.

Semoga Bermanfaat!

Sumber: properti.liputan6.com


Mustahilkah Memiliki Rumah di Jogja?

Memiliki rumah memang sebuah kebutuhan pokok setiap orang. Namun terkadang kesiapan finansial menjadi kendala tersendiri untuk memiliki rumah. Harga rumah  di Jogja yang cenderung terus naik seolah menjadi kebutuhan yang sulit diwujudkan.  Berikut akan saya sampaikan beberpa tips agar bisa mewujudkan  impian tersebut yang saya kutip dari kompasiana yang ditulis oleh Nia Tjiptono. Berikut tips tersebut: 


  1. Harus pintar-pintar pilih lokasi. meskipun tidak di dekat kota, paling tidak dekat dengan salah satu fasilitas umum. misalnya pasar, rumah sakit, atau sekolah
  2. Cari daerah pinggir kota tapi masih terjangkau seperti wilayah sekitar pinggir ring road.
  3. Jangan segan untuk bertanya dan menawar, cari informasi sebanyak-banyaknya dan harus jeli.
  4. Jangan memaksakan diri untuk harus punya rumah dalam waktu cepat. jangan segan untuk mundur jika memang tidak cocok atau tidak sreg, daripada menyesal belakangan.
  5.  Kencangkan ikat pinggang tentunya. 
  6. Dan yang paling penting adalah meminta kepada Sang Maha Pemilik Segalanya yaitu berdoa kepada Alloh SWT.


Jadi, masih mustahilkah punya properti di Jogja? Kalau sudah jodoh, rejeki dan berjuang keras, tentunya diberi kemudahaan.

Sumber: kompasiana.com


Kenapa menjual rumah mudah?

RUmah MUrah di Yogyakarta


Ada bebrapa alasan kenapa menjual rumah menjadi mudah:

  1. Rumah merupakan kebutuhan pokok sebuah rumah tangga, kalau "rumah tangga" tidak punya "rumah" tinggal "tangga" dong?
  2. Orang yang memiliki banyak uang lebih suka berinvestasi di properti (salah satunya rumah) daripada jenis invetasi yang lain. Meskipun tidak semua orang yang memiliki idle money berinvestasi di properti.
  3. Orang memilih berinvestasi di properti, karena nilainya yang cenderung naik seiring perjalanan waktu. Hal ini berbeda dengan menabung dalam bentuk uang yang nilainya menurun tergerus inflasi.
  4. Orang memilih mempunyai simpanan berupa rumah karena tergolong aman, tidak hilang meskipun terlihat mencolok dipinggir jalan. Bisa dibayangkan apabila yang ditaruh dipinggir jalan berupa emas batangan atau uang, maka bisa lenyap begitu saja.
  5. Rumah merupakan sarana kebanggaan sekaligus wujud aktualisasi diri. 
  6. Kalau sudah punya rumah, rumah yang lain bisa jadi tempat tinggal sementara ketika bepergian jauh, misalnya membeli rumah diluar kota.
Sumber: berbagai sumber




Bisnis Properti di Jogja Diprediksi Tumbuh 14% di Tahun 2016

Rumah Murah di Yogyakarta

Harapan bagi investor, pelaku bisnis, dan calon pembeli properti memiliki harapan baru di tahun 2016 ini. Setidaknya bagi investor dan pelaku bisni properti memiliki peluang untuk memeperluas usaha di tahun 2016 ini semakin besar. Sedangkan bagi calon pembeli memiliki pilihan untuk membeli properti sebagai hunian, terlebih jika properti tersebut digunakan oleh calon pembeli sebagai salah satu instrumen investasi.  Hal ini seperti diungkapakan DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY yang optimistis bahawa bisnis properti bisa tumbuh 11% hingga 14%. Hal itu didasarkan dari asumsi-asumsi yang dikeluarkan Pemerintah.

Ketua DPD REI DIY Nur Andi Wijayanto mengungkapkan, asumsi dari Pemerintah antara lain pertumbuhan perekonomian Indonesia yang diprediksi 5,3%, proyeksi inflasi sebesar 4+-1, serta defisit anggaran 2,15%. Semua itu menjadi acuan bagii DPD REI DIY untuk melihat pertumbuhan pada 2016.“Berdasarkan dari pengalaman, kami biasanya akan tumbuh tujuh persen hingga 10 persen di atas inflasi atau 11 persen hingga 14 persen,”  ujar dia ketika ditemui di DPD REI DIY, Jogja, Rabu (23/12/2015).Ia mengungkapkan, optimisme semakin terbangun karena saat ini Pemerintah sedang berupaya untuk mendongkrak daya beli masyarakat, ditambah lagi akan ada penurunan harga bahan bakar minyak (BBM). Andi pun optimistis, daya beli masyarakat akan lebih baik.“Harapan kami lebih tinggi. Kami mengandalkan serapan APBN saat ekonomi belum tumbuh secara optimal. Pemerintah mulai lelang Oktober sehingga serapan bisa terjadi awal tahun,” ungkap dia.Ia menjelaskan, pertumbuhan properti di Jogja sangat tergantung pada orang dari luar Jogja. Orang-orang itu memiliki latar belakang yang bekerja di sektor yang paling terpengaruh perlambatan ekonomi seperti perminyakan dan perkebunan. Hal itu membuat serapan unit hunian di DIY terkoreksi 30% pada 2015. Pada 2014, DPD REI DIY mampu menyuplai 2.950 unit. Pada 2015, suplai berkurang sekitar 900 unit.“Sampai akhir tahun paling 2000 unit yang tersuplai. Tahun depan, kami perkirakan bisa salurkan 2.200 unit rumah. Semoga kebijakan yang dibuat Pemerintah benar-benar berdampak,”  ujar dia,Adapun tantangan yang akan dihadapi pada 2016 yakni Pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah (PR) terkait regulasi yang dicanangkan yang belum terealisasi. Paket Ekonomi IV salah satunya menyasar sektor properti di mana ada penyederhanaan aturan dari 40 menjadi delapan.  “Itu kendala dari sisi suplai. Sedangkan dari permintaan,  daya beli masyarakat harus dijaga.Untuk tren hunian, tanah di DIY semakin mahal dan luasan tanah semakin surut. Hal itu akan membuat tren bentuk rumah yang mengikuti yakni minimalis. Ke depan, hunian ke atas akan menjadi solusi namun, pengenalannya jangan melalui apartemen terlebih dahulu. “Bisa  lewat rusunawa dan rusumani. Dari 54 rusunawa di DIY, tidak ada yang ditolak warga. Ini pilihan masa depan, tapi tolong sesuaikan dengan yang butuh lebih dulu,” ungkap dia.Semoga ini menjadi angin segar bagi pelaku bisnis properti maupun calon pembeli properti.

Sumber: harianjogja.com

Pasar Properti Nasional 2016 Diperkirakan akan Lebih Baik Dibandingkan 2015

Rumah Jogja Murah

Meskipun pertumbuhan industri properti dinilai mengalami perlambatan sejak akhir 2014 kemarin. Namun, kebutuhan akan tempat tinggal dan investasi properti masih menjadi pilihan.

Country General Manager Rumah.com Wasudewan mengatakan, data menunjukkan bahwa masyarakat yang mencari rumah di kisaran harga di bawah Rp500-Rp700 juta mencari rumah untuk tempat tinggal."Saat ini mereka yang mengincar harga di bawah Rp500 hingga di bawah Rp700 itu untuk tempat tinggal," jelasnya di Jakarta, Kamis (10/12/2015).Wasudewan menjelaskan, saat ini untuk investor yang mengincar hunian dengan harga Rp1 miliar ke atas. "Investor di atas Rp1 miliar untuk investasi, biasanya khusus investor yang menginginkan investasi," kata dia.Sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) memprediksi, pasar properti nasional pada 2016 akan lebih baik jika dibandingkan dengan pasar properti nasional 2015.REI mengharapkan iklim industri dan pembelian properti nasional meningkat semenjak pada 2014 mengalami penurunan. Perlambatan penjualan properti pada saat itu dikarenakan adanya penyelenggaraan Pemilu.Pada saat pemilu, banyak yang menunda bertransaksi properti guna belum mendapatkan kepastian tentang perekonomian secara utuh.


Sumber: economy.okezone.com

Dokumen Wajib yang Harus Ada Saat Anda Membeli Rumah.

Jual Rumah Jogja Murah

Membeli rumah merupakan salah satu pengeluran besar dalam hidup kita. Tentunya dengan pengeluaran yang besar Anda tidak ingin tertipu atau merugi. Untuk itu disini saya ingin menyampaikan dokmen yang wajib Anda terima saat membeli rumah.

SHM (Sertifikat Hak Milik)

Salah satu dokumen yang wajib ada ketika membeli atau menjual rumah. Pastikan sebelum memutuskan untuk membeli rumah, lihat dulu apakah semua dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia atau belum, mengingat saat ini banyak sekali kasus penipuan yang berkedok dengan penjualan properti. Tidak ada salahnya untuk lebih mawas diri ketika ingin membeli rumah. Pastikan nama yang tertera di sertifikat sama dengan penjual. Namun biasanya ada juga penjual yang mewakilkan penjualan rumah tersebut pada pihak lain (dikuasakan). 

IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)

Ini merupakan salah satu dokumen penting yang wajib ada ketika ingin mendirikan sebuah bangunan atau pun ingin merenovasi rumah. Tanpa adanya izin mendirikan bangunan ini, tempat tinggal tersebut tidak mempunyai pengikat hukum dengan begitu bisa saja terjadi penyiataaan karena bangunan tersebut dianggap ilegal, karena tidak pernah mendaftarkan bangunan rumah tersebut. Untuk itu sebelum memutuskan membeli rumah, pastikan terlebih dahulu rumah tersebut telah memiliki IMB. Tidak hanya memiliki kekuatan hukum, dengan adanya IMB ini anda akan mengetahui berapa besaran biaya ketika ingin merenovasi rumah.

PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)

Salah satu unsur legal yang harus Anda cermati adalah PBB. Membayar pajak merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan oleh semua lapisan masyarakat. Untuk itu cobalah untuk menanyakan mengenai surat pajak dari bangunan yang akan Anda beli tersebut. Apabila terdapat beberapa masalah dalam pembayaran pajak rumah yang akan anda beli tersebut, alangkah lebih baik Anda meminta pemilik rumah untuk melakukan pelunasan pajak tersebut.  
Pastikan untuk selalu teliti dalam mengecek beberapa surat mengenai kelengkapan dokumen rumah. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari. Selain hal di atas Anda bisa membaca Proses Aman jual Beli Rumah yang pernah saya posting sebelumnya
Semoga Bermanfaat!
Sumber: infoproperti2.wordpress.com

Sudah Siapkah Rumah Anda Menghadapi Musim Hujan?

Jual Rumah Murah Jogja

Tahun ini memang kemarau relatif panjang. Sebagian wilayah di Indonesia sudah mengalami musim hujan. Tidak ada salahnya kita sudah memperisapkan sedini mungkin menghadapi datangnya musim hujan. Hujan memang bisa menjadikan udara di dalam rumah terasa lebih sejuk serta lebih nyaman, namun derasnya hujan yang turun secara terus-menerus dapat mendatangkan risiko untuk rumah. Maka dari itulah kini saatnya memberi perhatian yang lebih terhadap rumah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan ketika hujan tiba yang bisa merepotkan dan mengganggu aktivitas penghuni rumah.

Disini saya akan menyampaikan tips yang harus dilakukan dan dihindari selama musim penghujan.

Bocor.

Ketika musim hujan tiba dan hujan turun deras, pertama yang mesti dilakukan ialah memastikan ada atau tidaknya kebocoran di dalam rumah, terlebih di bagian plafon ataupun di bagian pertemuan antara plafon serta dinding. Tanggulangilah untuk sementara kebocoran tersebut dengan cara menampung airnya, dan jangan lupa untuk mencatat dan menambal bagian mana saja yang bocor.

Saluran.

Masuknya air ke rumah tidak hanya dapat berasal dari atap saja, maka dari itu perhatikan pula bagian jendela serta pintu rumah. Tidak hanya itu saja, waspadailah terhadap naiknya air pada saluran air. Usahakanlah untuk membersihkan saluran air serta selokan dari tumpukan sampah ataupun tanah.

Listrik.

Hati-hati terhadap instalasi listrik yang ada di rumah, pastikanlah semua kabel listrik yang ada di rumah tak berserakan serta tak terbuka. Genangan air lantai yang terjadi akibat kebocoran juga bisa berpotensi mengalirkan aliran listrik yang bisa membahayakan anggota keluarga. Selain itu, apabila hujan tak kunjung berhenti sehingga membuat rumah banjir dan hampir mendekati stop kontak, maka segeralah untuk mematikan listrik rumah.

 Perubahan.


Selama musim penghujan, pintu dan jendela pun dapat berubah bentuk. Apabila cuaca telah membaik, mintalah kepada ahli ataupun tukang kayu untuk memperbaiki pintu supaya tak menjebak anggota keluarga di dalam ruangan.

Ventilasi.


Patikanlah ventilasi di rumah dalam keadaan baik sewaktu musim hujan tiba, supaya rumah tidak terlalu lembab sebab kelembaban dapat mengancam kesehatan anggota keluarga. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya pasanglah ventilator untuk menggerakkan udara yang ada di dalam rumah. Tidak hanya mengancam kesehatan saja, namun kelembaban pun bisa merusak material berbahan kayu, semisal lemari kayu dan lainnya. Dan kelembaban pun menjadikan karpet berbau tak sedap dan bisa menampung kuman, tentunya hal tersebut bukan sesuatu yang baik untuk anggota keluarga. Maka dari itu bersihkanlah karpet supaya tak berbau dan tak menjadi sumber kuman yang bisa mendatangkan penyakit.
Dengan persiapan sedini mungkin, tentu Anda lebih mantap menghadapi musim hujan. Dengan persiapan dini pula ada bisa menghemat biaya perawatan rumah daripada harus memperbaiki ketika rumah sudah rusak.
Semoga Bermanfaat!!
Sumber: riesalam.com