Rumah Kedaton, Pleret, Yogyakarta

Rumah ini kami jual dengan harga MURAH Rp 219 JUTA

Rumah Kedaton, Pleret, Yogyakarta

Terletak di lokasi yang strategis di pinggir kota Yogyakarta.

Rumah Kedaton, Pleret, Yogyakarta

Rumah ini kami desain dengan detail dan elegan.

Rumah Kedaton, Pleret, Yogyakarta

Kami bangun rumah ini dengan kualitas bangunan terbaik.

Rumah Kedaton, Pleret, Yogyakarta

Bisa KPR Syariah / KPR

Rumah Kedaton, Pleret, Yogyakarta

Sisa 2 unit (Luas Bangunan 45 m2/ Tanah 85 m2)

Rumah Kedaton, Pleret, Yogyakarta

Ingat investasi properti "pasti" untung, Beli sekarang sebelum harga naik lagi!

Rumah Kedaton, Pleret, Yogyakarta

Semoga kami dapat memenuhi kebutuhan rumah murah berkualitas untuk Anda!

http://dijualrumahjogja.com/feeds/posts/default?max-results=200
sakinaland pengembang perumahan terpercaya Yogyakarta

Tips Lolos KPR dari Bank Syariah

Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang KPR terutama KPR Syariah. Terkadang kita sudah membayangkan akan berurusan dengan proses yang rumit dengan persyaratan yang bertele-tele. Padahal tidak serumit yang kita bayangkan asalkan kita bisa memenuhi syarat yang ditentukan oleh pihak Bank. Dan perlu diperhatikan saat ini Bank bersaing ketat mencari nasabah karena mereka ditarget dalam menyalurkan pembiayaan. Bagaimanakah cara memperoleh pembiayaan dari bank syariah? Secara umum, ketentuan memperoleh pembiayaan bank syariah hampir sama dengan cara memperoleh kredit dari bank konvensional. Berikut adalah tips memperoleh pembiayaan dari bank syariah:


 

1. Pastikan Anda lolos BI checking

Jika Anda tidak pernah melakukan aktivitas perbankan – dalam hal pinjam-meminjam, mudah-mudahan BI checking Anda clear. Namun perlu diingat, siapa tahu saudara, atau teman pernah mengajukan pinjaman atas nama Anda, nah Anda perlu curiga. Siapa tahu dia tidak melakukan kewajibannya dengan baik – tidak membayar tagihan, dan sering telat membayar tagihan, Anda harus hati-hati. Sebaiknya tidak memberikan fasilitas atas nama Anda untuk orang lain. Selain itu, pastikan tagihan kartu kredit Anda dibayar dengan lancar dan tepat waktu. 

 
2. Pastikan semua tujuan pembiayaan sudah sesuai.

Hal ini karena bank syariah biasanya tidak meminjamkan uang. Marketing yang baik akan memberikan advise skema pembiayaan yang cocok untuk Anda.


3. Berikutnya adalah persiapkan dokumen Anda.

Anda perlu memfotokopi seluruh dokumen yang akan Anda ajukan. KTP Anda dan suami/istri, KK dan surat nikah, rekening tabungan 6 bulan terakhir, NPWP, dan dokumen pendukung lainnya. Semua perlu Anda fotokopi. Mengapa? Karena Anda sudah membantu tugas marketing, memudahkan proses pembiayaan Anda. Secara psikologi, marketing tersebut juga akan membantu proses pembiayaan Anda.


4. Komunikasikan intensif dengan marketing syariah Anda.

Anda perlu dekat dengan marketing, jika ada hal-hal yang kurang, Anda dapat cepat memenuhi kekurangan tersebut.
5. Jika Anda butuh bantuan, hubungi marketing Bank Syariah terdekat (googling saja biar cepat)


Semoga Bermanfaat!!

Sumber: Pembiayaansyariah

Kenapa Kita Harus Mempunyai Rumah Sendiri?

Jual Rumah Jogja  Yogyakarta Banyak dari kita yang masih menunda untuk memiliki rumah sendiri. Ada beberapa alasan untuk menunda memiliki rumah sendiri. Beberapa diantaranya karena berharap warisan dari orang tua atau biar uangnya terkumpul sehingga bisa memiliki rumah yang diinginkan. Lebih parah sudah tidak punya rumah tidak berusahaa meraihnya. Padahal kedepan kita tidak tahu apakah warisan orang tua akan tetap ada atau jatuh ketangan kita. Atau apakah harga rumah yang akan datang bisa kita raih. Di sini saya akan menyampaikan alasan mengapa kita harus membeli dan mempunyai rumah sendiri?

1. Sebagai aset dan sarana investasi


Memang, hambatan utama untuk membeli rumah adalah ketersediaan dana. Namun, jika tidak mempunyai uang cukup saat ini, banyak instrumen yang digunakan. Misalnya, menggunakan kredit kepemilikan rumah atau KPR yang kini tersedia di banyak bank. Anda tak perlu mengeluarkan uang tunai, katakanlah, sebesar Rp250 juta untuk membeli rumah. Biasanya, uang muka yang dipatok untuk KPR sebesar 20-40 % dari nilai jual rumah.

Membeli rumah itu tidak seperti membeli barang konsumsi seperti kendaraan bermotor ataupun barang elektronik yang harganya cenderung turun. Harga rumah cenderung naik dari tahun ke tahun dan sering kali lebih cepat daripada kenaikan gaji para karyawan

Dengan mengangsur rumah secara tidak langsung kita menabung untuk barang yang harganya cendrung naik, dan menahan diri kita untuk menghabiskan uang kepada hal-hal yang memuaskan keinginan sesaat saja. Bahkan, jika kita memiki rumah lebih dari satu apabila disewakan selain menikmati hasil investasi ketika rumah tersebut dijual,mendapat pula passive income, yaitu pendapatan yang masuk ke kantong kita walaupun kita tidak bekerja.

Satu lagi, saat ini sedang digalakkan pembangunan hunian vertikal seperti rumah susun dan apartemen. Kelak jika kondisi hunian vertikal ini sudah marak, harga hunian horizontal atau rumah bakal jauh lebih tinggi dan terus melonjak tajam. Logikanya, bagaimana pun, hunian horizontal yang privat bakal semakin diburu. Jadi, rumah yang Anda beli sekarang akan menjadi aset dengan nilai tinggi di masa depan.

2. Bisa digunakan untuk warisan


Sering kali kita berpikir praktis, yaitu kontrak saja di tengah kota karena dekat ke tempat kerja. Memang luasnya kecil, tapi dekat dan murah ongkos transportasinya. Idealnya memang memiliki rumah di tengah kota, tetapi harganya pasti tidak akan murah.

Dengan mengontrak dari tahun ke tahun, memang terlihat tidak terlalu berat, tetapi sampai akhirnya kita sadar usia sudah bertambah dan anak-anak sudah besar. Tidak ada rumah yang dapat diwariskan kepada mereka, bahkan harga rumah akan semakin tinggi dan mungkin tidak terjangkau dengan gaji anak-anak yang sudah bekerja pada saat itu.

Salah satu solusi adalah membeli rumah atau real estate di daerah urban. Jika keadaan keuangan tidak mencukupi untuk membeli, serahkan kepada lembaga-lembaga keuangan yang memberikan fasilitas KPR. Sehingga, walaupun uang kita belum cukup, kita tetap bisa memiliki rumah bahkan menempatinya sambil mengangsur secara bulanan. Cara ini memiliki kelebihan dari sistem mengontrak karena dengan uang yang sama atau hampir sama yang kita keluarkan tiap tahunnya bisa memiliki sebuah rumah yang akan diwariskan kepada keluarga kita.

Tapi, bagaimana dengan jaraknya yang jauh jika kita membeli rumah di daerah pinggiran kota? Merugikankah? Sepintas memang merugikan, tetapi jika dianalisis lagi, sebetulnya yang menikmati lama rumah kita adalah keluarga kita sendiri. Dengan lingkungan yang baik tertata dan keamanan yang lebih terkontrol lebih tenang meninggalkan keluarga setiap hari saat kita harus bekerja. 


Sumber: kabarbisnis.com

Pilih Investasi Properti Rumah atau Tanah?



Saat ini banyak sekali di antara kita yang bingung memilih, antara investasi properti rumah atau tanah. 

Kebanyakan investasi properti cenderung kepada rumah. Saat ini banyak pebisnis berinvestasi pada rumah dengan harapan rumah tersebut bisa disewakan dan akan tetap menghasilkan keuntungan tanpa harus menjual kembali rumah tersebut. Bisnis investasi rumah memang benar-benar sangat menguntungkan karena harga rumah ini tiap tahunnya akan terus meningkat dan sudah dipastikan akan menguntungkan jika rumah tersebut tetap dijaga dan dirawat. Misalkan rumah tersebut tidak terawat paling tidak tanahnyapun bisa dimanfaatkan lagi untuk membangun rumah yang baru atau bisa juga dimanfaatkan untuk yang lainnya. 
Kemudian bagaimanakah dengan investasi tanah? Meningkatnya pertumbuhan masyarakat tiap tahunnya membuat tingkat pertumbuhan ekonomi di Indonesia juga terus meningkat karena semakin banyak yang dibutuhkan oleh manusia untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Selain itu dilihat dari sisi geografisnya tanah luasnya tidak akan bertambah atau bahkan lama-kelamaan bumi ini semakin lama akan semakin menyusut karena adanya erosi, abrasi dan sebagainya. Hubungan investasi tanah dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan keadaan di bumi adalah jika manusia jumlahnya terus meningkat pasti jumlah rumah akan terus meningkat.  Tentu saja ebelum rumah dibangun tanah harus ada terlebih dahulu. Sedangkan sumber daya alam ini tetap atau bahkan semakin menyusut maka akan terjadi permintaan dan penawaran sebidang tanah untuk dibangunnya rumah. Dan jika persedian tanah semakin menipis pasti harga jual tanah juga akan meningkat drastis. Ini mungkin manfaat dari bisnis investasi properti berupa tanah. Kedepannya jumlah permintaan tanah sudah dipastikan akan meningkat.

Lalu investasi properti apa yang lebih menguntungkan, Rumah atau Tanah? Jawabannya adalah sama-sama menguntungkan, asal dari sekarang sudah merencanakan dan menentukan investasi apa yang harus diambil? Mungkin sebagai permulaan bisa dimulai dengan membeli sepetak tanah kapvling atau rumah sederhana entah nanti akan dibangun rumah atau tidak yang penting itu adalah sebuah investasi berjangka. Karena kalau kita menunggu memiliki uang, sangat mungkin kenaikan harga properti melebihi prediksi kita. 



Semoga Bermanfaat!!

Investasi Properti di Yogyakarta Memiliki Prospek yang Cerah

Jual Rumah murah JogjaSaat ini investasi properti di Yogyakarta dinilai memiliki prospek yang cerah. Banyak calon pembeli dari luar daerah yang tertarik untuk menanamkan investasi perumahan. Pasar properti di Yogyakarta tidak hanya diincar dari masyarakat sekitar. Namun juga banyak orang yang tinggal di luar daerah Yogyakarta. Apalagi banyak yang memiliki anak yang kuliah di Yogyakarta. Hal ini bisa dijadikan hunian sementara saat berkunjung ke Yogyakarta.  Sekitar 60 persen dari luar daerah, sebagian lagi masyarakat Yogyakarta.Saat ini properti saat bukan hanya sebagai tempat tinggal atau hunian, namun ada sebagian masyarakat yang menjadikannya sebagai instrumen investasi. Biasanya, cara memulai investasi itu adalah membeli properti ketika masih di awal (launching) dan menjualnya setelah beberapa bulan atau tahun kemudian. Dengan harapan suatu saat akan mendapatkan keuntungan. Karena biasanya rumah pertama yang dijual dengan harga promosi, baru setelah mulai banyak di huni harga naik dengan sendirinya karena banyak peminat.

Semoga Bermanfaat!!

Rumah Murah Bersubsidi Sulit Direalisasikan di Jogja

Jual Rumah Jogja Murah

Semua masyarakat sangat antusisas dengan program pemerintah yaitu rumah bersubsidi. Namun kendala yang dihadapi saat ini adalah mewujudkan rumah tersebut karena harga tanah dan bahan bangunan yang berbeda di setiap daerah. 

Seperti contohnya di Jogja. Harga rumah murah bersubsidi yang dibanderol pemerintah senilai Rp 88 juta di Jogja dinilai tidak realistis. Harga rumah tersebut sulit untuk direalisasikan karena tingginya harga tanah saat ini di Jogja. Program rumah yang diperuntukkan bagi kalangan menengah ke bawah ini baru terealisasi sedikit sekali di Jogja. Hal ini terkendala oleh harga tanah yang telah tinggi di sejumlah wilayah di Jogja. Harga tanah di DIY rata-rata per meter sudah mencapai lebih dari Rp 400 ribu sampai dengan saat ini (sangat mungkin naik lagi).  Rumah subsidi hanya bisa direalisasikan jika harga tanah maksimal Rp 100.000 per meter persegi. Kalau lebih dari itu, harganya tidak bisa direalisasikan. Di sisi lain pemerintah ingin rumah tersebut tidak lebih dari Rp 88 juta. Saat ini rumah bersubsidi sangat dibutuhkan. Rumah ini di Jogja hanya bisa diwujudkan di daerah Kulon Progo, Gunung Kidul, dan sebagian Bantul di daerah Pegunungan atau pesisir. Namun masalahnya adalah akses ke kota Jogja yang membutuhkan waktu 45 menit lebih. Kalau dikembangkan di Kota Jogja atau Sleman sudah tidak mungkin lagi karena harga tanahnya sudah mahal sekali.



Semoga Bermanfaat!!

Harga Rumah di Jogja Diperkirakan Naik Hingga 20% di Tahun 2014

Jual Rumah Jogja
Kali ini saya akan menulis artikel lagi mengenai naiknya harga rumah di Jogja setelah beberapa kali saya menulis tentang hal ini seperti pada artikel-artikel sebelumnya yang juga membahas harga rumah di Jogja dan juga prospek investasi rumah di Jogja. Dari hasil riset sentimen pasar mencatat rata-rata daya beli properti masyarakat Indonesia berkisar Rp 250 juta. Yogyakarta masih menempati tiga besar area pencarian properti nasional. Sebanyak 23 persen responden survei tersebut siap dengan dana Rp 250 juta untuk membeli properti. Mereka terutama dari keluarga muda di perkotaan. Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif stabil 6-6,5 persen dan suku bunga yang stabil, dipercaya masyarakat punya peningkatan daya beli. Tetapi tentunya tidak drastis. Berdasarkan data, transaksi paling dominan untuk harga rumah Rp200 juta hingga Rp500 juta per unit. Yogyakarta menempati urutan ketiga pencarian properti yang diminati. Jumlah masyarakat yang tidak dapat memiliki properti masih cukup banyak. Ini disebabkan terus meningkatnya harga tanah dan rumah di sejumlah daerah di Indonesia. Pada 2012 harga properti meningkat sebesar 30 persen. Pada 2013 hingga 2014, diperkirakan harga perumahan kembali naik sekitar 15 persen hingga 20 persen. Akhirnya kemampuan mereka untuk membeli satu unit rumah pun tidak terkejar. Masyarakat kita yang masih dominan memang masyarakat menengah ke bawah. 

Sebab-sebab kenaikan harga rumah di Jogja antara lain:


  • Permintaan yang terus meningkat.


Permintaan rumah di Jogja sangat banyak, namun masih tidak diimbangi dengan tersedianya rumah yang ditawarkan.  

  • Harga tanah naik terus.


Jumlah tanah tidak akan pernah bertambah, sedangkan jumlah manusia terus bertambah. Sehingga terjadi kenaikan harga tanah yang terus menerus.

  • Kenaikan bahan bangunan.


Dengan adanya kebijakan pemerintah menaikan BBM dan adanya inflasi kenaikan bahan bangunan tidak bisa dihindari lagi.

  • Kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi properti


Makin sadarnya masyarakat bahwa investasi properti adalah salah satu instrumen investasi yang sangat menguntungkan dan aman. Pada properti tidak berlaku hukum high risk = high return.

  • Romantisme 


Banyak orang yang ingin memiliki rumah untuk menghabiskan masa pensiun atau sekedar untuk melepas lelah dalam kegiatan rutin bekerja.

Demikian tulisan dari saya semoga bermanfaat!




Potensi Perluasan Perkembangan Ekonomi di Jogja dengan adanya Outer Ringroad

Jual Rumah Jogja

Dukungan atas rencana Pemprov DIY membangun Jogja Outer Ringroad (JOR) datang dari Bantul. Pemerintah di wilayah bumi Projotamansari itu sepakat gagasan tersebut segera direalisasikan. ebagai bagian dari DIY, Pemkab Bantul siap merealisasikan proyek yang salah satunya bertujuan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di Jogjakarta tersebut. Apalagi, rencananya jalur JOR melintasi wilayah di Bantul yakni Kecamatan Piyungan, Sewon, dan Sedayu. ”Pemkab Bantul siap mendukung penuh merealisasikan proyek JOR,” kata Sekda Bantul Riyantono kepada Radar Jogja. Toni, sapaan akrab Riyantono, menegaskan, Pemkab Bantul siap melaksanakan tugas yang diberikan Pemprov DIY. Pemkab tak keberatan menyiapkan lahan dan berbagai keperluan lain untuk realiasi proyek infrastruktur transportasi masa depan tersebut. ”Intinya kami siap mendukung proyek JOR. Kapan pun kami dibutuhkan untuk koordinasi, kami siap,” tandas pria yang tinggal di Banguntapan ini. Toni mengaku berulang kali diajak rapat oleh pejabat pemprov guna membahas proyek JOR. Hanya saja, sampai saat ini belum diketahui secara pasti master plan proyek tersebut. ”Kami masih nunggu detail gambarnya,” terangnya. Dukungan juga datang dari Komisi C DPRD Bantul Agus Subagyo. Dia mengatakan, proyek JOR mesti disengkuyung. Sebagai anggota legislatif di Bantul, dia menegaskan mendukung penuh rencana ini. Menurutnya, proyek JOR akan bermanfaat terhadap perekonomian Jogjakarta. Terutama di wilayah Bantul. Sebab, paparnya, proyek JOR bakal melintasi berbagai wilayah di Bantul. ”Tentu ekonomi Bantul akan semakin bergairah dengan adanya JOR,” kata ketua DPD Partai Golkar Bantul ini. Hanya saja, Agus meminta Pemprov DIY dan Pemkab Bantul memperhatikan nasib warga yang tanahnya dilalui jalur JOR. Besaran ganti rugi yang diberikan mesti sesuai keinginan warga. Di sisi lain, warga juga harus memahami nilai ganti rugi yang diajukan sesuai dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah. ”Warga yang tergusur juga harus diperhatikan. Berikan lahan untuk dijadikan tempat usaha seperti warung makan atau usaha yang lain,” harapnya.

Dengan adanya JOR, perekonomian Bantul diprediksi bangkit. Apalagi, ada pula rencana pemindahan Bandara Adisutjipto dari Sleman ke Kulonprogo atau Bantul. Bantul bakal kian menggeliat jika pembangunan megaproyek Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang melintas kawasan pesisir selatan juga terwujud. Sejumlah megaproyek tersebut diyakini menjadikan Bantul tumbuh pesat. ”Banyak peluang usaha seperti toko, warung, hotel, penginapan, transportasi, dan lain sebagainya. Masyarakat Bantul harus mendukung proyek tersebut untuk membangkitkan ekonomi,” tandas politikus yang tinggal di Krapyak, Panggungharjo, Sewon ini. 


Sumber: Dishub DIY

IAP: Yogyakarta adalah Kota Ternyaman di Indonesia


Jual Rumah Jogja

Jakarta -Indonesia memiliki banyak kota-kota untuk dijadikan tempat tinggal. Dari sekian banyak kota di Indonesia, ada satu kota yang mendapatkan predikat 'The Most Liveable City' atau kota ternyaman untuk ditinggali, di mana?


Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak menyebutkan, dari survey yang dilakukan Ikatan Ahli Perencanaan, kota yang memiliki indikator sebagai kota ternyaman untuk ditinggali di Indonesia adalah Yogyakarta.

"Kemarin Ikatan Ahli Perencana melihat Yogyakarta termasuk yang tinggi, yang termasuk liveable," kata Hermanto di sela acara peringatan Hari Tata Ruang 2013 di Taman Menteng, Jakarta, Minggu (10/11/2013).
Kenapa termasuk yang terbaik, pasalnya Hermanto mengatakan Yogyakarta memenuhi indikator-indikator kota ternyaman. Diantaranya adalah tata ruang yang baik, tingkat kemacetan dan polusi, minimnya kawasan kumuh dan indikator penentu lainnya.

"Indikatornya bukan cuma sungai yang bersih tapi ada juga ruang terbuka hijau yang baik, ada faktor kemacetan lalu lintas, termasuk (minimnya) pemukiman kumuh, dan itu Yogyakarta yang paling enak dihuni menurut IAP," tambahnya.

Meski demikian, Hermanto tidak menyebutkan kebalikan dari kota yang paling enak dihuni. Dia enggan menyebut di mana kota yang tidak nyaman untuk dihuni di Indonesia.

"Kalau itu tanya IAP saja," tutupnya.

Sumber: detik

Keuntungan Investasi Rumah

Jual Rumah Jogja

Memiliki rumah sendiri adalah keinginan setiap orang bahkan merupakan kebutuhan pokok. Selain menjadi sebuah kebutuhan, rumah juga bisa dijadikan salah satu instrumen investasi yang sangat menguntungkan. Sayangnya keterbatasan lokasi perumahan di pusat kota membuat sebagian orang harus membeli unit rumah di daerah pinggiran kota.

Keuntungan investasi yang diharapkan bila mana ingin berinvestasi di sektor perumahan ada dua, yaitu Capital Gain maupun Investment Yield.

A. Capital GainCapital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari hasil investasi kepemilikan unit barang setiap tahunnya. Artinya jika sebuah rumah didiamkan begitu saja tetap akan menghasilkan kenaikan harga dikarenakan adanya permintaan. Rata-rata kenaikan harga sebuah unit rumah berkisar antara 15 – 20% per tahun.B. Investment YieldInvestment yield adalah pendapatan tambahan yang diperoleh dengan memberdayakan rumah untuk dipergunakan sebagai instrument pendapatan tambahan, seperti disewakan/dikontrakkan dalam kurun waktu tertentu. Harga sebuah rumah sewa biasanya berkisar antara 5 – 7 % per tahun dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).Kepemilikan bangunan biasanya akan mengakibatkan adanya biaya penyusutan (depresiasi), namun hal ini akan tertutupi dengan adanya kenaikan harga bahan bangunan (besi, semen, dll) pada unit bangunan baru sehingga unit bangunan lama harganya akan tetap stabil.
Kesimpulan:(+) Kelebihan:
  • Dapat dijadikan instrument investasi ataupun tempat tinggal
  • Capital Gain : ± 20% per tahun
  • Dapat digunakan sebagai unit tambahan penghasilan,Investment yield : 5-7 % per tahun
  • Dapat direnovasi sesuai dengan keinginan pemilik

(-) Kekurangan:
  • Harus dialokasikan dana khusus untuk perawatan rumah
  • Adanya risiko kepemilikan unit (meskipun bisa dicover dengan asuransi syariah)

Sumber: natanatuh

Kenapa Harga Rumah di Luar Perumahan Lebih Murah?

Jual Rumah Jogja

Harga rumah di kompleks perumahan cenderung harganya relative mahal bila dibandingkan rumah di sekitar perumahan tersebut (luas bangunan, luas tanah, model, dan kualitas yang hampir sama atau bahkan di atasnya).

Beberapa yang menjadi sebab tingginyaharga rumah di perumahaan antara lain:
    PajakRumah dilokasi perumahaan dikenakan PPN 10% dari harga jual. Misalkan harga rumah 200 juta, maka pembeli biasanya harus ditambah membayar 200 juta X 10% = 20 juta. Jadi total yang harus dibayar adala 220 juta. Belum termasuk pajak pembeli atau BPHTB. Kalau beli rumah secara perseorangan biasanya tidak dikenakan PPN.
    Fasum dan FasosAdanya fasum (fasiltas umum) dan fasos (fasilitas sosial) yang menjadi beban pembeli perumahaan, beberapa diantaranya jalan lingkungan, saluran drainase, tembok keliling, jaringan listrik dan penerangan, pos keamanan, masjid, ruang publik, dan lain-lain. Sedangkan rumah perorangan biasanya fasilitas umum dan social sudah menjadi satu dengan lingkungan sekitar.         Biaya perijinanBiaya perijinan untuk perumahaan tentu lebih banyak dan lama dalam pengurusan yang tentunya ditanggung perusahaan. Sedangakan kalau beli rumah di luar perumahaan biasanya ijin hanya IMB saja.


Semoga bermanfaat.