Rumah Jalan Imogiri Barat, Ketonggo, Yogyakarta

Rumah kami jual dengan harga MURAH mulai Rp 359 Juta

Rumah Jalan Imogiri Timur, Ketonggo, Yogyakarta

Rumah ini kami desain dengan detail dan elegan.

Rumah Jalan Imogiri Timur, Ketonggo, Yogyakarta

Kami bangun rumah ini dengan kualitas bangunan terbaik.

Rumah Jalan Imogiri Timur, Ketonggo, Yogyakarta

Bisa Cash / Cash Bertahap / KPR Syariah

Rumah Jalan Imogiri Timur, Ketonggo, Yogyakarta

Beli Sekarang Sebelum Naik Lagi!

Rumah Jalan Imogiri Timur,Ketonggo, Yogyakarta

Ingat investasi properti "pasti" untung, Beli sekarang sebelum harga naik lagi!

http://dijualrumahjogja.com/feeds/posts/default?max-results=200
sakinaland pengembang perumahan terpercaya Yogyakarta

Kenapa menjual rumah mudah?

RUmah MUrah di Yogyakarta


Ada bebrapa alasan kenapa menjual rumah menjadi mudah:

  1. Rumah merupakan kebutuhan pokok sebuah rumah tangga, kalau "rumah tangga" tidak punya "rumah" tinggal "tangga" dong?
  2. Orang yang memiliki banyak uang lebih suka berinvestasi di properti (salah satunya rumah) daripada jenis invetasi yang lain. Meskipun tidak semua orang yang memiliki idle money berinvestasi di properti.
  3. Orang memilih berinvestasi di properti, karena nilainya yang cenderung naik seiring perjalanan waktu. Hal ini berbeda dengan menabung dalam bentuk uang yang nilainya menurun tergerus inflasi.
  4. Orang memilih mempunyai simpanan berupa rumah karena tergolong aman, tidak hilang meskipun terlihat mencolok dipinggir jalan. Bisa dibayangkan apabila yang ditaruh dipinggir jalan berupa emas batangan atau uang, maka bisa lenyap begitu saja.
  5. Rumah merupakan sarana kebanggaan sekaligus wujud aktualisasi diri. 
  6. Kalau sudah punya rumah, rumah yang lain bisa jadi tempat tinggal sementara ketika bepergian jauh, misalnya membeli rumah diluar kota.
Sumber: berbagai sumber




Bisnis Properti di Jogja Diprediksi Tumbuh 14% di Tahun 2016

Rumah Murah di Yogyakarta

Harapan bagi investor, pelaku bisnis, dan calon pembeli properti memiliki harapan baru di tahun 2016 ini. Setidaknya bagi investor dan pelaku bisni properti memiliki peluang untuk memeperluas usaha di tahun 2016 ini semakin besar. Sedangkan bagi calon pembeli memiliki pilihan untuk membeli properti sebagai hunian, terlebih jika properti tersebut digunakan oleh calon pembeli sebagai salah satu instrumen investasi.  Hal ini seperti diungkapakan DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY yang optimistis bahawa bisnis properti bisa tumbuh 11% hingga 14%. Hal itu didasarkan dari asumsi-asumsi yang dikeluarkan Pemerintah.

Ketua DPD REI DIY Nur Andi Wijayanto mengungkapkan, asumsi dari Pemerintah antara lain pertumbuhan perekonomian Indonesia yang diprediksi 5,3%, proyeksi inflasi sebesar 4+-1, serta defisit anggaran 2,15%. Semua itu menjadi acuan bagii DPD REI DIY untuk melihat pertumbuhan pada 2016.“Berdasarkan dari pengalaman, kami biasanya akan tumbuh tujuh persen hingga 10 persen di atas inflasi atau 11 persen hingga 14 persen,”  ujar dia ketika ditemui di DPD REI DIY, Jogja, Rabu (23/12/2015).Ia mengungkapkan, optimisme semakin terbangun karena saat ini Pemerintah sedang berupaya untuk mendongkrak daya beli masyarakat, ditambah lagi akan ada penurunan harga bahan bakar minyak (BBM). Andi pun optimistis, daya beli masyarakat akan lebih baik.“Harapan kami lebih tinggi. Kami mengandalkan serapan APBN saat ekonomi belum tumbuh secara optimal. Pemerintah mulai lelang Oktober sehingga serapan bisa terjadi awal tahun,” ungkap dia.Ia menjelaskan, pertumbuhan properti di Jogja sangat tergantung pada orang dari luar Jogja. Orang-orang itu memiliki latar belakang yang bekerja di sektor yang paling terpengaruh perlambatan ekonomi seperti perminyakan dan perkebunan. Hal itu membuat serapan unit hunian di DIY terkoreksi 30% pada 2015. Pada 2014, DPD REI DIY mampu menyuplai 2.950 unit. Pada 2015, suplai berkurang sekitar 900 unit.“Sampai akhir tahun paling 2000 unit yang tersuplai. Tahun depan, kami perkirakan bisa salurkan 2.200 unit rumah. Semoga kebijakan yang dibuat Pemerintah benar-benar berdampak,”  ujar dia,Adapun tantangan yang akan dihadapi pada 2016 yakni Pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah (PR) terkait regulasi yang dicanangkan yang belum terealisasi. Paket Ekonomi IV salah satunya menyasar sektor properti di mana ada penyederhanaan aturan dari 40 menjadi delapan.  “Itu kendala dari sisi suplai. Sedangkan dari permintaan,  daya beli masyarakat harus dijaga.Untuk tren hunian, tanah di DIY semakin mahal dan luasan tanah semakin surut. Hal itu akan membuat tren bentuk rumah yang mengikuti yakni minimalis. Ke depan, hunian ke atas akan menjadi solusi namun, pengenalannya jangan melalui apartemen terlebih dahulu. “Bisa  lewat rusunawa dan rusumani. Dari 54 rusunawa di DIY, tidak ada yang ditolak warga. Ini pilihan masa depan, tapi tolong sesuaikan dengan yang butuh lebih dulu,” ungkap dia.Semoga ini menjadi angin segar bagi pelaku bisnis properti maupun calon pembeli properti.

Sumber: harianjogja.com

Pasar Properti Nasional 2016 Diperkirakan akan Lebih Baik Dibandingkan 2015

Rumah Jogja Murah

Meskipun pertumbuhan industri properti dinilai mengalami perlambatan sejak akhir 2014 kemarin. Namun, kebutuhan akan tempat tinggal dan investasi properti masih menjadi pilihan.

Country General Manager Rumah.com Wasudewan mengatakan, data menunjukkan bahwa masyarakat yang mencari rumah di kisaran harga di bawah Rp500-Rp700 juta mencari rumah untuk tempat tinggal."Saat ini mereka yang mengincar harga di bawah Rp500 hingga di bawah Rp700 itu untuk tempat tinggal," jelasnya di Jakarta, Kamis (10/12/2015).Wasudewan menjelaskan, saat ini untuk investor yang mengincar hunian dengan harga Rp1 miliar ke atas. "Investor di atas Rp1 miliar untuk investasi, biasanya khusus investor yang menginginkan investasi," kata dia.Sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) memprediksi, pasar properti nasional pada 2016 akan lebih baik jika dibandingkan dengan pasar properti nasional 2015.REI mengharapkan iklim industri dan pembelian properti nasional meningkat semenjak pada 2014 mengalami penurunan. Perlambatan penjualan properti pada saat itu dikarenakan adanya penyelenggaraan Pemilu.Pada saat pemilu, banyak yang menunda bertransaksi properti guna belum mendapatkan kepastian tentang perekonomian secara utuh.


Sumber: economy.okezone.com

Dokumen Wajib yang Harus Ada Saat Anda Membeli Rumah.

Jual Rumah Jogja Murah

Membeli rumah merupakan salah satu pengeluran besar dalam hidup kita. Tentunya dengan pengeluaran yang besar Anda tidak ingin tertipu atau merugi. Untuk itu disini saya ingin menyampaikan dokmen yang wajib Anda terima saat membeli rumah.

SHM (Sertifikat Hak Milik)

Salah satu dokumen yang wajib ada ketika membeli atau menjual rumah. Pastikan sebelum memutuskan untuk membeli rumah, lihat dulu apakah semua dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia atau belum, mengingat saat ini banyak sekali kasus penipuan yang berkedok dengan penjualan properti. Tidak ada salahnya untuk lebih mawas diri ketika ingin membeli rumah. Pastikan nama yang tertera di sertifikat sama dengan penjual. Namun biasanya ada juga penjual yang mewakilkan penjualan rumah tersebut pada pihak lain (dikuasakan). 

IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)

Ini merupakan salah satu dokumen penting yang wajib ada ketika ingin mendirikan sebuah bangunan atau pun ingin merenovasi rumah. Tanpa adanya izin mendirikan bangunan ini, tempat tinggal tersebut tidak mempunyai pengikat hukum dengan begitu bisa saja terjadi penyiataaan karena bangunan tersebut dianggap ilegal, karena tidak pernah mendaftarkan bangunan rumah tersebut. Untuk itu sebelum memutuskan membeli rumah, pastikan terlebih dahulu rumah tersebut telah memiliki IMB. Tidak hanya memiliki kekuatan hukum, dengan adanya IMB ini anda akan mengetahui berapa besaran biaya ketika ingin merenovasi rumah.

PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)

Salah satu unsur legal yang harus Anda cermati adalah PBB. Membayar pajak merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan oleh semua lapisan masyarakat. Untuk itu cobalah untuk menanyakan mengenai surat pajak dari bangunan yang akan Anda beli tersebut. Apabila terdapat beberapa masalah dalam pembayaran pajak rumah yang akan anda beli tersebut, alangkah lebih baik Anda meminta pemilik rumah untuk melakukan pelunasan pajak tersebut.  
Pastikan untuk selalu teliti dalam mengecek beberapa surat mengenai kelengkapan dokumen rumah. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari. Selain hal di atas Anda bisa membaca Proses Aman jual Beli Rumah yang pernah saya posting sebelumnya
Semoga Bermanfaat!
Sumber: infoproperti2.wordpress.com

Sudah Siapkah Rumah Anda Menghadapi Musim Hujan?

Jual Rumah Murah Jogja

Tahun ini memang kemarau relatif panjang. Sebagian wilayah di Indonesia sudah mengalami musim hujan. Tidak ada salahnya kita sudah memperisapkan sedini mungkin menghadapi datangnya musim hujan. Hujan memang bisa menjadikan udara di dalam rumah terasa lebih sejuk serta lebih nyaman, namun derasnya hujan yang turun secara terus-menerus dapat mendatangkan risiko untuk rumah. Maka dari itulah kini saatnya memberi perhatian yang lebih terhadap rumah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan ketika hujan tiba yang bisa merepotkan dan mengganggu aktivitas penghuni rumah.

Disini saya akan menyampaikan tips yang harus dilakukan dan dihindari selama musim penghujan.

Bocor.

Ketika musim hujan tiba dan hujan turun deras, pertama yang mesti dilakukan ialah memastikan ada atau tidaknya kebocoran di dalam rumah, terlebih di bagian plafon ataupun di bagian pertemuan antara plafon serta dinding. Tanggulangilah untuk sementara kebocoran tersebut dengan cara menampung airnya, dan jangan lupa untuk mencatat dan menambal bagian mana saja yang bocor.

Saluran.

Masuknya air ke rumah tidak hanya dapat berasal dari atap saja, maka dari itu perhatikan pula bagian jendela serta pintu rumah. Tidak hanya itu saja, waspadailah terhadap naiknya air pada saluran air. Usahakanlah untuk membersihkan saluran air serta selokan dari tumpukan sampah ataupun tanah.

Listrik.

Hati-hati terhadap instalasi listrik yang ada di rumah, pastikanlah semua kabel listrik yang ada di rumah tak berserakan serta tak terbuka. Genangan air lantai yang terjadi akibat kebocoran juga bisa berpotensi mengalirkan aliran listrik yang bisa membahayakan anggota keluarga. Selain itu, apabila hujan tak kunjung berhenti sehingga membuat rumah banjir dan hampir mendekati stop kontak, maka segeralah untuk mematikan listrik rumah.

 Perubahan.


Selama musim penghujan, pintu dan jendela pun dapat berubah bentuk. Apabila cuaca telah membaik, mintalah kepada ahli ataupun tukang kayu untuk memperbaiki pintu supaya tak menjebak anggota keluarga di dalam ruangan.

Ventilasi.


Patikanlah ventilasi di rumah dalam keadaan baik sewaktu musim hujan tiba, supaya rumah tidak terlalu lembab sebab kelembaban dapat mengancam kesehatan anggota keluarga. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya pasanglah ventilator untuk menggerakkan udara yang ada di dalam rumah. Tidak hanya mengancam kesehatan saja, namun kelembaban pun bisa merusak material berbahan kayu, semisal lemari kayu dan lainnya. Dan kelembaban pun menjadikan karpet berbau tak sedap dan bisa menampung kuman, tentunya hal tersebut bukan sesuatu yang baik untuk anggota keluarga. Maka dari itu bersihkanlah karpet supaya tak berbau dan tak menjadi sumber kuman yang bisa mendatangkan penyakit.
Dengan persiapan sedini mungkin, tentu Anda lebih mantap menghadapi musim hujan. Dengan persiapan dini pula ada bisa menghemat biaya perawatan rumah daripada harus memperbaiki ketika rumah sudah rusak.
Semoga Bermanfaat!!
Sumber: riesalam.com


Menguntungkan Mana? Investasi Rumah, Apartemen, atau Tanah?


Jual Rumah, Tanah, Kavling Di Yogyakarta

Investasi properti merupakan tren yang populer sekarang ini. Banyak orang yang bercerita dari mulut ke mulut mengenai keuntungan yang bisa didapat ketika berinvestasi tanah, rumah, atau apartemen. Meskipun kesannya mudah untuk dilakukan, namun investasi properti bukanlah hal yang murah. Demi mendapatkan kesejahteraan hidup,Anda memerlukan dana yang cukup besar.


Ada banyak pilihan investasi properti. Beberapa yang diminati akhir-akhir ini adalah investasi tanah, rumah atau apartemen. Namun dari ketiga pilihan ini, manakah yang lebih baik? Berikut ini adalah urutan prioritas pemilihan jenis investasi properti, jika prospek ke depannya berada dalam kondisi yang tidak terpengaruh oleh eksternal sepert kemacetan, banjir, dan yang lainnya.

1. Investasi Rumah

Mayoritas masyarakat Indonesia ingin memiliki unit rumah tinggal di atas tanah. Jika memerhatikan aspek-aspek di dalamnya, maka investasi rumah ini bisa sangat menguntungkan. Ingatlah, semakin banyak penduduk maka permintaan akan tempat tinggal juga akan semakin meningkat.

Kelebihan Investasi Rumah
Rumah bisa dijadikan hanya sebagai instrumen investasi atau bisa pula ditempati. Karena bisa disewakan, maka Anda bisa memberdayakannya untuk mendapatkan keuntungan. Untuk kenaikan harga rumah pertahunnya berkisar 15 – 20%.

Kekurangan Investasi Rumah
Diperlukan biaya khusus untuk perawatan rumah dan biaya asuransi yang berguna sebagai penekan risiko kepemilikan unit. Belum lagi biaya untuk membayar pajak.

2. Investasi Apartemen


Dahulu, tinggal di apartemen sudah menjadi life style. Namun karena terbatasnya lahan yang ada, maka tinggal di apartemen sudah bagaikan alternatif pilihan hunian.

Kelebihan Investasi Apartemen
Lebih liquid dibanding dengan tanah dan rumah. Pendapatan tambahannya pun lumayan besar. Fasilitas yang ada cukup lengkap dan biasanya terletak di daerah-daerah strategis.

Kekurangan Investasi Apartemen
Sayangnya, Anda harus membayar biaya rutin yang lumayan mahal seperti perawatan dan listrik. Anda juga tidak memiliki Hak Guna Bangunan karena tidak memiliki tanah.


3. Investasi Tanah




Investasi tanah merupakan ladang pendapatan Anda. Selain emas, harga tanah juga akan terus meningkat tiap tahunnya. Rata-rata kenaikan nilai tanah adalah sekitar 20 -25% setiap tahun. Sebaiknya beli tanah (kavling) di sekitar perumahan untuk memulai investasi ini. Ini dikarenakan aspek keekonomian dan legalitasnya yang menjanjikan.

Kelebihan Investasi Tanah
Return besar adalah kelebihan dari investasi properti yang satu ini. Lebih enaknya lagi, tidak ada biaya perawatan dan biaya asuransi. Bahkan risiko kepemilikan atas barangnya bisa sangat rendah.

Kekurangan Investasi Tanah
Sayangnya, investasi tanah jarang menghasilkan pendapatan tambahan karena jarang ada yang mau menyewa. 

Selamat memilih cara berinvestasi properti, mau pilih Rumah, Apartemen, atau Tanah? Tentu sesuai pilihan Anda. Semoga Bermanfaat!

Sumber: kompasiana.com

9 Tips dan Trik Membeli Tanah Kavling



Jual Tanah Murah di Jogja

Selain alasan untuk investasi membeli tanah khususnya tanah kavling bertujuan untuk membangun rumah meskipun pembangunannya bisa di kemudian hari. Mempunyai rumah  sendiri adalah kebutuhan dan impian keluarga.



Ada beberapa alasan orang membeli tanah dahulu sebelum membangun rumah.  Salah satunya supaya bisa membangun sesuai rancangan sendiri agar tidak sama dengan rumah lain. Adapula karena alasan finansial yaitu uang belum cukup kalau langsung membeli rumah dan alasan-alasan lain. 

Karena tujuan utama membeli kavling untuk membangun rumah maka sebaiknya  mengetahui Tips dan Trik Membeli Tanah Kavling terlebih dahulu. 


Tips dan Trik Membeli Tanah Kavling



1. Tentukan kapan akan dibangun rumah?

Contohnya akan dibangun rumah 3 tahun lagi dari membeli tanah kavling
Disini Anda dapat menduga perkembangan lingkungan sekitar 3 tahun mendatang.

2. Perkembangan lingkungan sangat menentukan

Anda harus pintar melihat perkembangan lingkungan sekitar terutama kiri kanan yang akan menjadi tetangga  nantinya. Ada kavling cepat laku tapi tidak dibangun oleh pemiliknya. Jangan sampai Anda membangun rumah tapi kiri kanan kosong dalam waktu lama, apalagi jarak kosong sangat jauh, Rumah anda terlihat terpencil sendirian. Ini tentu tidak baik dari segi keamanan, sosial masyarakat dll.


3. Ketahui asal usul tanah

Hindari beli tanah kavling dekat tempat sampah atau pinggir sungai karena alasan keamanan dan kesehatan.

4.Pilih kemiringan sekitar tanah yang landai

Pilih yang landai agar mudah membuat saluran dan aliran air. Kalau terlalu datar aliran air tersendat mudah banjir. Kalau terlalu curam boros dalam meratakan tanah.

5. Ada atau tidak fasilitas penunjang

Sudah tersedia fasilitas penunjang seperti listrik, air bersih, pasar, sekolah, rumah sakit pada daerah setempat. Kalau belum ada, Anda harus yakin sudah ada saat rumah sudah dibangun.

6. Akses jalan sudah tersedia atau belum

Akses jalan selalu menjadi kebutuhan dimanapun tanah kavling akan dibeli. Pilih akses jalan yang dapat melintas dua mobil kiri kanan.

7. Antisipasi bahaya sekitar lingkungan
Hindari membeli tanah kavling dekat jalur listrik tenggangan tinggi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, dan area. Antisipasi juga tergusur oleh pembangunan fasilitas umum.

8. Kelengkapan surat-surat (Legalitas)


Periksa kelengkapan surat Akte atau Sertifikat, peruntukan lahan. Anda bisa cek ke RT / RW Kelurahan Kecamatan. Yang lebih penting lagi jangan sampai membeli tanah kavling dalam sengketa.

9. Kavling lama atau baru

Tanah baru dikavling pada umumnya harga tinggi. Ini disebabkan pengembang harus mengembalikan biaya-biaya dan modal mereka. Tapi kalau Anda membeli kavling sudah terlalu lama pada awalnya Anda kurang dihargai oleh lingkungan setempat. Point ini memang tidak selalu benar tapi pada umumnya demikian. Sekarang tergantung Anda memilih atau pilih saja jangan terlalu baru jangan terlalu lama.



Semoga bermanfaat.

Sumber: caramemilih.blogspot.co.id

Supaya Tidak Kecewa Saat Membeli Rumah.


Membeli rumah adalah salah satu bagian terbesar dalam hidup sebagian besar masyrakat. Selain karena rumah merupakan kebutuhan primer, rumah juga merupakan salah satu pembelian yang besar dalam hidup kita. Maka ketelitian dalam membeli rumah merupakan suatu yang perlu kita perhatikan agar tidak menyesal di kemudain hari. 

Sebelum kesepakatan jual beli rumah terjadi sebaiknya agar Anda tidak menyesal setelah kesepakatan pembelian rumah dilakukan, sebelumnya Anda perlu cermat, teliti dan jeli dalam melihat kondisi rumah tersebut. Jangan sampai rumah yang semula Anda anggap harganya sangat sesuai bahkan terbilang murah, ternyata tidak lama setelah menempatinya Anda harus melakukan renovasi besar-besaran karena kondisi rumah yang tak layak huni.Untuk menghindari hal tersebut terjadi, berikut tips seputar cara mengetahui kondisi rumah yang akan Anda beli yang dikutip dari buku 101 Top Tip Membeli Rumah karangan Laksamana Media.

Pertama, dimulai dari bagian luar rumah yaitu garasi. Jika Anda memiliki kendaraan baik motor ataupun mobil, maka perhatikanlah ketersediaan garasi pada rumah yang Anda incar. Lihatlah apakah garasi tersebut masih berfungsi dengan baik. Amati pintu, langit-langit dan atap serta ukuran yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sedangkan jika Anda tidak memiliki kendaraan, garasi ini bisa Anda alih fungsikan menjadi gudang atau ruang usaha di rumah. Nah, karena garasi ini banyak kegunaan, pastikan kondisi garasi tersebut layak pakai.Masuk ke bagian dalam rumah, bagian pertama kali yang harus Anda cek adalah kamar mandi. Bila kamar mandi tersebut kotor dan tidak terawat, maka sudah tentu keluarga tersebut tidak menjaga kebersihan.

Perhatikan kamar mandi tersebut dengan seksama. Bila keadaan kamar mandi dalam rumah tersebut terlampau kotor, maka Anda tidak bisa membersihkannya dengan cara biasa. Anda tentu membutuhkan jasa pembersih kamar mandi. Dan tentunya ini akan menambah pengeluaran Anda.Perhatikan pula kondisi bak mandi dan toilet. Lihat apakah keduanya berfungsi dengan baik. Amati apakah ada kebocoran atau tidak dan pastikan pembuangan toilet dapat berfungsi dengan baik.

Bagian atap rumah. Bagian ini merupakan bagian yang paling mudah diamati pada saat musim penghujan tiba. Rumah yang tak bocor saat hujan pastinya menandakan kondisi atap masih tetap baik. Tetapi, tentunya Anda tidak bisa menunggu musim penghujan tiba untuk melakukan pengecekan ini.

Cara mengakalinya, Anda cukup mencermati langit-langit rumah Anda. Bila Anda mendapatkan noda bekas rembesan air, maka patut dicurigai kondisi atap tersebut tidak lagi baik. selain itu, jangan lupa pula melakukan pengamatan pada dinding rumah. Atap yang bocor biasanya meninggalkan noda air yang merembes pada dinding.

Selain dinding menjadi kotor, rembesan ini juga membuat langit-langit menjadi lapuk. Selain atap, pastikan Anda tidak mendapati tikus, kecoa atau serangga lainnya berseliweran. Sebab, pastinya binatang-binatang tersebut sangat mengganggu.

Nah, agar binatang ini tidak mengganggu Anda, perhatikanlah setiap lubang yang tak semestinya ada di beberapa bagian rumah, misalnya di bagian bawah pintu atau ventilasi dapur. Jangan sampai Anda harus berbagi rumah baru Anda dengan penghuni lama seperti mereka. 


Semoga Bermanfaat!


Sumber: sumutpos.co



Nasib Sektor Properti di Indonesia Kuncinya Ada di Jokowi

Rumah Bantul

Saat sektor properti lesu seperti ini, kepastian sangat dibutuhkan para pelaku bisnis dan industri properti di Indonesia. Terutama, kepastian dalam menetapkan peraturan atau regulasi baru, pasti dalam menjamin, dan menciptakan iklim bisnis yang kondusif, serta pasti dalam keseriusan mengejar target percepatan pembangunan infrastruktur.

Bagi dunai bisnis, bisnis apapun jenisnya semua butuh kepastian. Tak pelak lagi industri properti juga butuh kepastian. Kuncinya ada di Presiden Joko Widodo (Jokowi), bagaimana kemudian mampu menciptakan iklim bisnis yang kondusif. Tidak mengombang-ambingkan pasar dalam ketidakpastian. Kendati penjualan beberapa pengembang yang menyasar segmen pasar menengah ke bawah justru anjlok prospek bisnis properti masih ada peluang, yakni kebutuhan hunian yang belum terpenuhi setiap tahun secara maksimal. 

Sektor properti secara umum lesu, namun investor asing masih akan melihat Indonesia sebagai peluang besar yang harus ditaklukkan. Indonesia adalah kesempatan investor untuk mengambil alih properti-properti, dan lahan-lahan potensial untuk dikembangkan.

Kepastian percepatan infrastruktur, dan kepastian menerapkan regulasi baru seperti pengenaan perpajakan (PPN, PBB, NJOP, dan PPnBM) yang dapat menarik minat investor sehingga aksi ekspansinya terakomodasi.

Jika pemerintah mampu menjadikan dua faktor utama tersebut di atas yakni infrastruktur dan kepastian regulasi, maka bisnisr properti Indonesia akan lebih maju dan kebutuhan perumahaan bagi masyarakat terakomodasi.

Mencermati konstelasi saat ini, memang bagi pengembang adalah masa-masa sulit. Namun sebaliknya bagi investor merupakan peluang besar mendapatkan aset-aset bagus yang bakal melonjak harganya dalam waktu ke depan.
Semoga Bermanfaat!


Sumber: properti.kompas.com
Gambar: picssr.com

Saat Ekonomi Lesu dan Rupiah Melemah Seperti Saat Ini, Saatnya Beli Rumah!

Jual Rumah Murah Yogyakarta
Gambar: pelitaonline.com

Pasar properti pada kuartal I 2015 dinilai melambat dengan penurunan permintaan. Penurunan terjadi akibat masih buruknya kondisi makroekonomi Indonesia sehingga memicu pelemahan daya beli masyarakat. Kendati demikian, penurunan bukan hanya terjadi pada sektor properti tetapi sektor lain pun ikut terpukul.Permintaan menurun sejak awal Januari yang diperkirakan mencapai 30 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Secara makro, kondisi ini terjadi tidak hanya pada properti, yang dipicu faktor suku bunga belum turun, harga BBM fluktuatif, dan faktor ekonomi lain.

Kondisi serupa terjadi pada permintaan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sudah dapat diperkirakan inflasi, pengaruh harga BBM, serta kenaikan upah pada awal tahun lalu yang akan menjadi penghambat daya beli masyarakat menjadi rendah.

Namun dari sisi manajemen investasi properti atau rumah ada prinsip sederhana yaitu beli properti atau rumah saat harga rendah dan jual rumah saat harga tinggi.  Salah satu memanage portofolio investasi adalah di bidang properti. Pengembang properti / perumahaan di Indonesia tidak pernah sepi dari pengembang besar dengan modal tidak terbatas sampai pemodal kelas gurem ada di Indonesia. Bahkan yang hanya bermodal “omongan alias abab” juga menikmati gurihnya bisnis properti. Jika ekonomi lagi lesu seperti saat ini, di saat rupiah melemah tak berdaya efek langsung ke properti adalah penjualan lesu. Saat rumah ulit dijual seperti inilah pembeli seharusnya mulai bergerak mengambil keputusan untuk membeli rumah. Pengembang tentu saja ingin segera menjual rumah yang sedang dikembangkan karena kebutuhan cash flow untuk perputaran usaha. Terlebih banyak pengembang yang mengunakan dana dari pembiayaan perbankan sehingga harus segera menutup hutang sebelum jatuh tempo. Pengembang akan mulai melakukan promo dari menjual dengan harga diskon, bonus, bahkan menjual dengan harga di bawah target. Dalam kondisi seperti ini pembei rumah dapat mengambil celah untuk bernegosiasi kepada pengembang untuk mendapatkan harga terbaik. Dan saat kondisi ekonomi membaik nanti investasi properti bisa dilepas pada  harga tertinggi agar medapatkan gain terbaik.
Semoga bermanfaat!!